Analisis Hakikat Ilmu Pendidikan dan Implementasinya dalam Praktik Pengajaran di SMAN 1 Percut Sei Tuan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat ilmu pendidikan dan implementasinya dalam praktik pengajaran di SMAN 1 Percut Sei Tuan. Hakikat ilmu pendidikan sebagai dasar teori berperan penting dalam membentuk kualitas proses pembelajaran, tidak hanya fokus pada aspek kognitif tetapi juga pengembangan sikap, keterampilan, dan kepribadian peserta didik. Metode penelitian menggunakan observasi dan dokumentasi pada satu guru di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap ilmu pendidikan memengaruhi cara mengajar yang diterapkan secara nyata di kelas dengan pendekatan yang emosional dan lingkungan belajar yang kondusif. Temuan ini memberikan gambaran bahwa implementasi ilmu pendidikan secara tepat dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan menjadi masukan penting bagi pengembangan pendidikan di sekolah menengah. Penelitian juga mengidentifikasi faktor pendukung dan tantangan dalam penerapan ilmu pendidikan di lapangan. Hasil penelitian ini bermanfaat bagi guru, sekolah, dan masyarakat dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Civilization. Boston: Houghton Mifflin.
Cubberley, E. P. (1920). The History of Education:
Dewey, J. (2010). Democracy and Education: An Introduction to the Philosophy of Education. New York: The Free Press.
Dewey, John. (2004). Democracy and Education. New York: Free Press.
Driyarkara. (2006). Filsafat Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.
Gramedia Literasi. (2024). Teori Efektivitas Belajar. Diakses dari https://www.gramedia.com/literasi/teori-efektivitas/
Hamalik, Oemar. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hasibuan, J.J. & Moedjiono. (2012). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ki Hajar Dewantara. (1962). Bagian I: Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.
Kumparan. (2024). Pengertian Belajar Menurut Para Ahli. Diakses dari https://kumparan.com/pengertian-dan-istilah/15-pengertian-belajar-menurut-para-ahli-210AtvzQQ1s
Muhaimin, & Mujib, A. (1993). Pemikiran Pendidikan Islam: Kajian Filosofis dan Kerangka Dasar Operasionalnya. Bandung: Trigenda Karya.
Oemar Hamalik. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Phase of the Development and Spread of Western
Sardiman, A. M. (2011). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Tilaar, H. A. R. (2002). Perubahan Sosial dan Pendidikan: Pengantar Pedagogik Transformatif untuk Indonesia. Jakarta: Grasindo.
Tilaar, H.A.R. (2012). Perubahan Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
World Bank. (2020). Efektivitas Belajar Anak Indonesia Selama PJJ. Diakses dari https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/DkqXB68b