Implementasi Prinsip Itikad Baik Dan Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Dalam Perjanjian Jual Beli

Main Article Content

Nyimas Nur Shabrina
Annalisa Yahanan
Muhammad Syaifuddin

Abstract

bagi pembeli dalam perjanjian jual beli. Asas itikad baik menjadi landasan penting dalam hubungan kontraktual karena menuntut kejujuran, kepatutan, dan keterbukaan para pihak sejak tahap perundingan hingga pelaksanaan perjanjian. Penelitian ini bertujuan menganalisis cara mengukur standar itikad baik para pihak serta bentuk perlindungan hukum yang dapat ditempuh pembeli apabila penjual melakukan wanprestasi atau tindakan tidak jujur. Melalui penelitian hukum normatif yang menggunakan studi kepustakaan, penelitian ini menelaah aspek regulasi dan konsep terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa standar itikad baik dapat dinilai dari kehati-hatian pembeli, kepatuhan terhadap prosedur hukum, dan transparansi para pihak. Adapun perlindungan hukum bagi pembeli meliputi somasi, pemenuhan prestasi, ganti rugi, pembatalan perjanjian, dan gugatan ke pengadilan. Dengan demikian, penerapan asas itikad baik penting untuk mewujudkan kepastian hukum dan keadilan dalam perjanjian jual beli.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Shabrina, N. N., Yahanan, A., & Syaifuddin, M. (2026). Implementasi Prinsip Itikad Baik Dan Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Dalam Perjanjian Jual Beli. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(5), 12769–12776. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i5.17878
Section
Articles
Author Biographies

Annalisa Yahanan, Universitas Sriwijaya

Prof. Dr. Hj. Annalisa Y, S.H., M.Hum. Prodi Doktor Ilmu Hukum

Muhammad Syaifuddin, Universitas Sriwijaya

Dr. Muhammad Syaifuddin, S.H., M.Hum. , Prodi Doktor Ilmu Hukum

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.