Analisis Potensi Pertanian Desa Rantih Melalui Pendataan dan Pemetaan terpadu untuk mendorong Pengembangan Ekonomi Lokal

Main Article Content

Yanti Nopita
Arifah Husnah
Muhammad ridho fadly
Intan Kuntum Khaira
Robellio Suhanda
Yulia Angreini

Abstract

Desa Rantih memiliki potensi pertanian yang besar, namun pemanfaatannya belum optimal akibat keterbatasan data dan pemetaan yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pertanian di Desa Rantih melalui pendekatan pendataan dan pemetaan terpadu guna mendorong pengembangan ekonomi lokal. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara dengan petani,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Rantih Desa Rantih memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan keberagaman jenis tanaman dan luas lahan pertanian yang mencapai 70% dari total wilayahnya. Komoditas utama meliputi padi, jagung, sayur-sayuran, kelapa, kakao, pinang, pisang, petai, jengkol, dan karet. Namun, petani menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses pasar, kurangnya pelatihan teknologi pertanian, dan minimnya keterlibatan generasi muda. Untuk mengatasi tantangan ini, beberapa strategi yang diusulkan mencakup peningkatan akses pasar, edukasi petani, penguatan infrastruktur, optimalisasi peran GAPOKTAN, pemanfaatan teknologi digital, serta diversifikasi produk pertanian. Dengan implementasi strategi tersebut, sektor pertanian di Desa Rantih diharapkan dapat berkembang lebih optimal, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yanti Nopita, Arifah Husnah, Muhammad ridho fadly, Intan Kuntum Khaira, Robellio Suhanda, & Yulia Angreini. (2025). Analisis Potensi Pertanian Desa Rantih Melalui Pendataan dan Pemetaan terpadu untuk mendorong Pengembangan Ekonomi Lokal. Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1303–1307. https://doi.org/10.56799/joongki.v4i4.9824
Section
Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)