MULO : Unsur Serta Teks Yang Melekat Dalam Karya Tari

Main Article Content

Zulfikar Rizki Ananda
Susas Rita Loravianti

Abstract

Mulo merupakan karya tari kontemporer dengan sumber inspirasi filosofi buah kelapa yang menjadi properti pada tari Piriang di Ateh Karambia.  Tari Piriang di Ateh Karambia terdapat di Desa Payo kota Solok, dan merupakan tarian tradisional yang sarat akan makna dan nilai-nilai filosofi kehidupan yang terkandung dalam tariannya. Pengkarya terinspirasi menciptakan karya tari kontemporer dengan menginterpretasikan nilai dan makna filosofi buah kelapa yang digambarkan melalui karya tari. Proses pertumbuhan buah kelapa dalam nilai-nilai kehidupan memiliki kesamaan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan manusia yang dimulai di dalam janin seorang ibu, akan tetapi berdasarkan fenomena di era 5.0 ini, banyak manusia seakan tidak lagi memiliki rasa menghargai terhadap orang tua mereka. Fenomena tersebut dapat terjadi karena beberapa sebab. Hal tersebut menjadi point dan pesan utama dalam penggambaran karya tari ini. Karya Mulo digarap melalui metode riset dasar dan lanjutan, dan analisis data. Selanjutnya proses penciptaan koreografi menggunakan metode kontemporer dan penemuan rasa dan suasana yang kemudian dilanjutkan penjajakan dan eksperimen gerak yang kemudian diatur dan ditentukan sebagai pijakan gerak dasar dalam penggarapan koreografi tari. Unsur teks serta media pertunjukan hadir dalam penyampai gagasan dan isian sebuah karya seni tari.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ananda, Z. R., & Rita Loravianti, S. (2023). MULO : Unsur Serta Teks Yang Melekat Dalam Karya Tari. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(9), 4352–4361. https://doi.org/10.56799/jim.v2i9.2139
Section
Articles

References

Bahir M. (2016). Teknologi Dalam Perjalanan Moderniasi Zaman.. Jakarta : Penerbit Republika

Budiswara. (2016). Seni dan Budaya Tradisional Indonesia. Semarang : Pustaka Pelajar

Cut Zahri. (2018). Analisis Pola Produksi Guna Meminimalisasi Biaya Produksi Pada Pt. Gergas Utama Medan. Jurnal Warta Universitas Dharmawangsa, 55.

Fikri Sudirman. (2017). Edukasi, Parenting Dan Emansipasi Dalam Pengasuhan Anak. Depok: Arya Duta

Indrayuda. (2006). Fenomena Tari Kontemporer Dalam Karya Tari Mahasiswa Sendratasik UNP dan STSI Padang Panjang. Journal : FBS UNP

Kim, Jeong Yun. (2015). Dance Research To Making A Contemporary Dance Methode. Seoul : K-Arts Realese

Kevin adreast, (2016). Mind for Mine. USA : Ballroom Press

Kevin S. (2020). Dimensi Sosial. Surabaya : Cahaya Aura

Muhamad Rizal, Syaribulan K, Siti Fatimah Tola. (2018). Fenomena Calo Liar. Journal Sociology of Education : UMM, 5(1). 55

Nugroho. (2018). Kontrak Visual Seni Pertunjukan. Yogyakarta :Bumi Akasara

Sabinar. (2022). “Tari Piriang di Ateh Karambia”. Hasil wawancara pribadi. 20-25 Februari 2022, Solok-Sumatera Barat.

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.