Membangun Kemandirian Fiskal melalui Penguatan Pendapatan Asli Daerah: Pemerintah Kabupaten dan Kota Provinsi Jawa Barat
Main Article Content
Abstract
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur tingkat kemandirian dan keberlanjutan fiskal pemerintah daerah. Struktur PAD yang kuat dan terdiversifikasi memungkinkan daerah memiliki kapasitas yang lebih besar dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur Pendapatan Asli Daerah serta dampaknya terhadap keberlanjutan fiskal kabupaten/kota di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menganalisis data realisasi PAD dan komposisi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) pada lima belas kabupaten/kota di Jawa Barat tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur PAD masih didominasi oleh penerimaan dari pajak daerah, sementara ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat relatif tinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa kapasitas fiskal daerah belum sepenuhnya ditopang oleh sumber pendapatan yang beragam dan berkelanjutan. Struktur pendapatan yang kurang terdiversifikasi berpotensi meningkatkan kerentanan fiskal, terutama apabila terjadi perubahan kebijakan transfer atau ketidaktepatan dalam perencanaan pendapatan. Oleh karena itu, penguatan kualitas perencanaan fiskal, optimalisasi potensi PAD, dan diversifikasi sumber pendapatan daerah menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian fiskal dan menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Agustin, D. A., & Sudiarti , S. . (2022). The Effectiveness of Bappeda’s Role in Medan City Original Revenue Planning. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Dan Keuangan, 3(2), 539 – 544. https://doi.org/10.53697/emak.v3i2.499
Azzahra, M., Arifin, K. Z., & Dwitayanti, Y. (2023). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal dan Desentralisasi Fiskal terhadap Fiscal Stress pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 9(5), 2243-2254. https://doi.org/10.35870/jemsi.v9i5.1595
Bustani, B., Khaddafi, M. ., & Nur Ilham, R. (2022). REGIONAL FINANCIAL MANAGEMENT SYSTEM OF REGENCY/CITY REGIONAL ORIGINAL INCOME IN ACEH PROVINCE PERIOD YEAR 2016-2020. International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS), 2(3), 459–468. https://doi.org/10.54443/ijerlas.v2i3.277
Darmi, T. (2018). Locally-Generated Revenue as A Capacity Parameters of New Regional Autonomy Management. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik, 22(1), 1-13.
Dick-Sagoe, C., Tingum, E.N., Asare-Nuamah, P. et al. (2025). Central transfers and incentives to collect local revenue among the Central Region of Ghana’s local government officials: analysing the flypaper effect. Humanit Soc Sci Commun 12, 1075 https://doi.org/10.1057/s41599-025-05463-x
Flambonita, S., Samawati, P., & Ahmaturrahman, A. (2023). Efforts To Increase The Locally Generated Revenue of Palembang: Access To Incentives And Investment. Nurani: Jurnal Kajian syari’ah Dan Masyarakat, 23(2), 199-210. https://doi.org/10.19109/nurani.v23i2.17013
Ghozali, I. (2016). Statistik Non-Parametrik: Teori dan Aplikasi dengan Program SPSS. In Universitas Diponegoro. https://doi.org/10.1002/14651858.CD002812
Hasanah, N., Masdar, R., Furqan, A. C. ., & Tenripada. (2025). Empirical Evidence on the Role of Local Own-Source Revenue in Strengthening Fiscal Independence of Indonesian Local Governments. Owner : Riset Dan Jurnal Akuntansi, 9(4), 2950-2963. https://doi.org/10.33395/owner.v9i4.2788
Kuncoro, H. (2023). Statistika deskriptif untuk analisis ekonomi. Bumi Aksara.
Mabhena, S., & Chibomba, K. (2025). Evaluating the Effectiveness of Local Government Revenue Collection Framework: A Study of Choma Municipal Council. Journal of Arts, Humanities and Social Science, 2(1), 102-112. https://doi.org/10.69739/jahss.v2i1.331
McNabb, D. E. (2020). Research methods for political science: quantitative, qualitative and mixed method approaches. Routledge.
Minakshi. (2017). Applications of Mathematics in Various Economic Fields. Research Journal of Science and Technology, 9(1), 175. https://doi.org/10.5958/2349-2988.2017.00029.8
Rosselló-Nadal, J., & Sard, M. (2026). Tourism Taxation: Balancing revenues, competitiveness and sustainability in destination management. Tourism Management, 113, 105326. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2025.105326
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian kuantitatif. Kualitatif, dan Tindakan, 189-190.
Yusnira, D., & Sartika, D. (2024). Efektivitas Peran Bappeda Dalam Perencanaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Aceh Barat Daya. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 12(1), 85–92. https://doi.org/10.37641/jiakes.v12i1.2429