Tinjauan Literatur: Peran Tempat Sampah Rumah Tangga sebagai Habitat Perindukan Nyamuk Aedes Aegypti di Wilayah Perkotaan Padat Penduduk

Main Article Content

Muhammad Andy Effendi
Karenina Dwi Ramadhanti
Ernyasih Ernyasih

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat yang serius di lingkungan perkotaan berpenduduk padat. Nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi pembawa virus dengue, sering kali berkembang biak di tempat-tempat penampungan air, termasuk tempat sampah rumah tangga yang terbuka. Di daerah dengan kepadatan tinggi, minimnya pengelolaan limbah domestik dan rendahnya kesadaran warga menciptakan kondisi yang mendukung terbentuknya sarang nyamuk. Studi ini bertujuan untuk meninjau peran tempat sampah rumah tangga sebagai lokasi perindukan nyamuk Aedes aegypti melalui metode tinjauan literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah seperti Google Scholar, Perpusnas, dan PubMed. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan bahwa limbah rumah tangga, terutama wadah yang dapat menampung air hujan, memegang peran penting dalam proses perindukan nyamuk. Oleh karena itu, strategi pengendalian berbasis perilaku masyarakat melalui program 3M Plus dan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi sangat dibutuhkan untuk menurunkan risiko penularan DBD di kawasan perkotaan yang padat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Effendi, M. A., Ramadhanti, K. D., & Ernyasih, E. (2025). Tinjauan Literatur: Peran Tempat Sampah Rumah Tangga sebagai Habitat Perindukan Nyamuk Aedes Aegypti di Wilayah Perkotaan Padat Penduduk . ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(9), 2167–2172. https://doi.org/10.56799/jim.v4i9.10884
Section
Articles

References

Febrina, M., Samin, M., & Rahmawati, A. (2022). Kabupaten Sikka: Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Nusa Cendana. Jurnal Pendidikan Geografi, 18, 126–146.

Hambur, Y. S., Takaeb, A. E. L., & Ndoen, E. M. (2023). Description of housewives’ knowledge and action on mosquito nest eradication (MNE) in Lewa Paku Village, Lewa Sub District, East Sumba District. Media Kesehatan Masyarakat, 5(1), 34–45.

Kamal, N. N., & Dharmadi, M. (2017). Pengaruh partisipasi masyarakat dalam pencegahan demam berdarah dengue (DBD) terhadap peningkatan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Tegallalang I. Intisari Sains Medis, 8(1), 77–81. https://doi.org/10.15562/ism.v8i1.115

Ningsih. (2023). Analisis pengaruh partisipasi masyarakat dan pengelolaan sampah 3R terhadap penyakit demam berdarah. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 4119–4129.

Onasis, A., Razak, A., Barlian, E., Dewata, I., Sugriarta, E., Lindawati, L., & Hidayanti, R. (2023). Pengendalian nyamuk Aedes sp oleh keluarga terhadap risiko keruangan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(3), 237–244. https://doi.org/10.14710/jkli.22.3.237-244

Purwandari, N. P. (2023). Pencegahan risiko penularan penyakit ISPA dengan cara mencuci tangan dan memakai masker di Pabrik Gula Desa Samirejo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 3(1), 80–88. https://doi.org/10.59818/jpm.v3i1.422

Ragah Perdaha, F., Meliyanti, F., Candra, E., & Novitry, F. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di RT 03 Kelurahan Air Lintang wilayah kerja Puskesmas Muara Enim tahun 2023. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi, 2(1), 245–260. https://doi.org/10.55606/jikg.v2i1.2174

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.