Peran Guru dalam Melatih Kemandirian Siswa Disabilitas Tunanetra pada Program Baca Tulis Al-Qur’an Braille
Main Article Content
Abstract
Abstrak: Manusia adalah salah satu makhluk ciptaan Tuhan yang sangat mulia diantara ciptaan lainnya. Disabilitas masih menjadi fenomena sosial, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam melatih kemandirian siswa tuna netra agar dapat mandiri dalam membaca Al-Qur’an Braille. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penetian terdiri atas informan utama 3 orang guru penyandang disabilitas tunanetra dan informan kunci 1 kepala sekolah. Teknik pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, pemilihan, pemfokusan, penyederhanaan, transformasi dan penyajian data. Hasil penelitian Peran Guru Dalam Melatih Kemandirian Siswa Disabilitas Tuna Netra Pada Program Baca Tulis Al-Qur’an Braille di Sekolah Luar Biasa A Yaketunis Yogyakarta dalam ditarik benang merah bahwa guru disabilitas tunenetra menerapkan peran sebagai motivator, mediator dan fasilitator.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
An, Q U R, Pada Siswa, and Tuna Netra. “Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menumbuhkan Gemar Membaca Al- Di Sekolah Luar Biasa Negeri Branjangan Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menumbuhkan Gemar Membaca Al-,” no. April (2022).
Aulia, Fara Dhania, and Nurliana Cipta Apsari. “Peran Pekerja Sosial Dalam Pembentukan Kemandirian Activity of Daily Living Penyandang Disabilitas Netra.” Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 7, no. 2 (2020): 377.
Fitriani, Inna. “Identifikasi Peran Guru Dalam Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) Pada Remaja Berkebutuhan Khusus Disabilitas Netra Di SLB Aisyiyah Ponorogo.” Indonesian Journal for Health Sciences 2, no. 2 (2018): 94–107.
Haris Herdiansyah, Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial, Cet. 1, (Jakarta: salemba Humanika, 2010), Hal 9.
Iffatus Sholehah (2018) Pemberdayaan Difabel Melalui Asset Based Approach. Jurnal pemberdayaan masyarakat: media pemikiran dan Dakwah Pembangunan 1(1).
Joko Teguh Prasetyo. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Non-Difabel di Sekolah Inklusif di Kota Surakarta”. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret, 2010. Hlm. 15 2
Lagita Manastas, Strategi Mengajar Siswa Tunanetra, (Yogyakarta:Imperium, 2014), hlm. 3-4.
Mulyati,T.,ddk (2019). Pelatihan dan Pendampingan Penyandang Disabilitas Desa Simbatan, Kecamatan Nguntorona di Kabupaten Magetan, Jurnal Terapan Abdimas,4(2),187.
Neolaka, Amos, Grace Amialia A. Neolaka, Landasan Pendidikan. Depok : Kencana, 2017.
Nur Rahayu Setyawati (2021). Peran Guru Dalam Menumbuhkan Minat Membaca Dan Menulis Braille Pada Siswa Tunanetra Nur Rahayu Setyawati Sekolah Tinggi Agama Islam Al- Azhar Menganti Gresik, Indonesia. Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Volume. 5,(2)
Prastika Afiani, “Pembelajaran Al-Qur’an Braille Bagi Anak Tunanetra Di Smplb Swadaya Kendal”.Skiripsi. Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang 2020.
Ramayanti, Rory, and Agung Iranda. “Adversity Quotient Pada Siswa Tunanetra Dalam Meningkatkan Literasi.” Jurnal Psikologi Integratif 10, no. 1 (2022): 19.
Sardiman,(2011) Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta:Raja Grafindo Persada.
Sugi Rahayu, dkk. “Pelayanan Publik Bidang Transportasi bagi Difabel di Daerah Istimewa Yogyakarta” dalam Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial. Vol. 10, No. 2. September 2013. Hlm. 109
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan nasional
Undang-Undang Tahun (2003) pasal 32 ayat1 Tentang Pendidikan Khusus
Wati, Nur Wulan. “Peran Guru Pada Siswa Disabilitas Di Sekolah Luar Biasa Kota Surabaya.” BioKultur VII, no. 1 (2018): 72–87.