Analisis Perencanaan Tata Letak Stok Gudang Menggunakan Metode Kubikasi dan Stapel di PT.Permata Arga Wisesa

Main Article Content

Ardiaz Zidane Dzikrillah
Rini Indahwati
Muhammad Fauzan Azhmy

Abstract





Article History:


Received: (diisi oleh editor)


Revised: (diisi oleh editor)


Accepted: (diisi oleh editor)


 


 




 




Abstract: Penelitian ini membahas strategi penataan ulang tata letak persediaan di gudang PT. Permata Arga Wisesa melalui penerapan metode perhitungan volume (kubikasi) dan penumpukan bertingkat (stapel). Permasalahan yang dihadapi perusahaan meliputi tumpukan barang yang kurang terorganisir, penggunaan ruang yang belum maksimal, serta proses pencarian stok yang memakan waktu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan telaah dokumen untuk memotret kondisi gudang sebelum dan sesudah perbaikan tata letak. Temuan menunjukkan bahwa metode kubikasi membantu memperoleh kapasitas ruang yang lebih presisi sehingga tidak ada area yang terbuang. Sementara itu, metode stapel mampu menciptakan tumpukan yang lebih kokoh dan aman, sehingga risiko kerusakan barang dapat ditekan. Sinergi kedua metode ini menghasilkan zonasi penyimpanan yang lebih teratur (berdasarkan kecepatan pergerakan barang), lorong penyimpanan yang seragam, serta sistem identifikasi lokasi yang lebih jelas. Penerapan kedua metode tersebut terbukti meningkatkan kinerja operasional gudang, mempercepat alur bongkar muat, serta menambah kapasitas simpan tanpa perluasan bangunan. Penelitian ini menyarankan penerapan berkesinambungan, peningkatan keterampilan karyawan melalui pelatihan, serta penyediaan media visual sebagai panduan tata letak agar perbaikan yang dicapai dapat terus dipertahankan.





Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Dzikrillah, A. Z., Indahwati, R., & Azhmy, M. F. (2025). Analisis Perencanaan Tata Letak Stok Gudang Menggunakan Metode Kubikasi dan Stapel di PT.Permata Arga Wisesa. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 5(1), 861–873. https://doi.org/10.56799/ekoma.v5i1.12950
Section
Articles

References

Aditama, T. Y. (2018). Manajemen pergudangan: Teori dan praktik. Jakarta: Erlangga.

Aini, F., & Prasetyo, B. (2020). Penerapan metode kubikasi untuk optimasi ruang penyimpanan. Jurnal Logistik dan Supply Chain, 5(2), 115–124.

Arifin, M., & Pamungkas, A. (2019). Pentingnya pergudangan dalam distribusi barang. Jurnal Logistik Indonesia, 5(1), 12–20.

Bartoldi, J. J., & Hackman, S. T. (2011). Warehouse & distribution science. Georgia Institute of Technology.

Bowersox, D. J., Closs, D. J., & Cooper, M. B. (2013). Supply chain logistics management (4th ed.). McGraw-Hill.

Bowersox, D. J., Closs, D. J., & Cooper, M. B. (2019). Supply chain logistics management (5th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

De Koster, R., Le-Duc, T., & Roodbergen, K. J. (dalam Rosihin et al., 2021). Warehouse performance measurement. Jurnal Logistik dan Distribusi, 9(2), 45–53.

Frazelle, E. (2002). World-class warehousing and material handling. McGraw-Hill.

Gamberini, R., Gebennini, E., Grassi, A., & Rimini, B. (2008). An innovative model for the stacking problem in a warehouse. International Journal of Production Research, 46(22), 6405–6422.

Gaspersz, V. (2018). Total supply chain management. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ghozali, I. (2021). Metode penelitian kualitatif. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hadiguna, R. A., & Setiawan, H. (2008). Manajemen logistik dan rantai pasok. Andi Publisher.

Hakim, R. A. (2021). Penerapan warehouse management system (WMS) dan pengaruhnya terhadap tata letak fisik. Jurnal Sistem Informasi Logistik, 9(2), 15–24.

Heizer, J., & Render, B. (2016). Operations management (11th ed.). Pearson Education.

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed.). Pearson Education.

Indrajit, R. E., & Djokopranoto, R. (2018). Konsep manajemen supply chain: Strategi menghadapi era globalisasi. Jakarta: Grasindo.

Jay Heizer, & Render, B. (2006). Operations management (8th ed.). Pearson Prentice Hall.

Juliana, R., Hasanah, A., & Lubis, R. (2016). Peningkatan kapasitas gudang dengan perancangan layout menggunakan metode penyimpanan berbasis kelas. Jurnal Rekayasa Industri, 8(2), 45–53.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2019). Pedoman pengelolaan gudang barang. Jakarta: Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Kuswoyo, E. (2015). Pengelolaan gudang dan logistik. Penerbit Universitas Terbuka.

Nugroho, S., & Putra, A. (2018). Analisa sistem penumpukan barang dalam rancang ulang gudang untuk efisiensi ruang. Jurnal Teknik Industri, 6(1), 10–20.

Prasetya, D., & Lestari, H. (2023). Implementasi layout gudang FIFO dengan metode 5S dan visual control. Jurnal Teknik Industri dan Sistem, 11(1), 22–33.

Pujawan, I. N., & Mahendrawathi, E. R. (2017). Supply chain management. Yogyakarta: Andi.

Rahayu, D. (2019). Perancangan tata letak gudang menggunakan metode cube per order index di PT XYZ. Tugas Akhir, Universitas Gadjah Mada.

Ramadhan, M., & Fauzan, R. (2020). Perancangan tata letak gudang menggunakan metode shared storage dan class-based storage. Jurnal Ilmiah Logistik, 4(1), 14–21.

Richards, G. (2011). Warehouse management: A complete guide to improving efficiency and minimizing costs in the modern warehouse (2nd ed.). Kogan Page.

Rizky, M., & Zahra, K. (2023). Integrasi IoT dalam monitoring tata letak gudang real-time. Jurnal Sistem Informasi Logistik, 10(1), 33–42.

Rosihin, A., Nugroho, W., & Anwar, D. (2021). Analisis efisiensi tata letak gudang pada perusahaan distribusi barang konsumsi. Jurnal Logistik dan Distribusi, 9(1), 50–61.

Rushton, A., Croucher, P., & Baker, P. (2017). The handbook of logistics and distribution management (6th ed.). Kogan Page.

Setyawan, T., & Fauzi, M. (2020). Strategi penataan gudang untuk peningkatan efisiensi operasional. Jurnal Teknik dan Logistik, 6(1), 28–36.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhardi, B. (2008). Logistik dan pergudangan. Penerbit ITB Press.

Suharto, D. (2020). Penerapan metode penyusunan barang menggunakan teknik stapel di gudang industri. Jurnal Teknik Industri, 12(1), 45–53.

Susanti, N., & Maulana, I. (2020). Rancang bangun sistem pergudangan otomatis berbasis volume barang. Jurnal Teknik Logistik, 3(2), 16–24.

Susilowati, E., & Setiawan, H. (2017). Optimasi tata letak gudang dengan pendekatan kubikasi untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan. Jurnal Rekayasa Industri, 4(2), 67–73.

Tompkins, J. A., White, J. A., Bozer, Y. A., & Tanchoco, J. M. A. (2010). Facilities planning (4th ed.). Wiley.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. (2014). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 45.

Wahyudi, A. (2021). Manajemen tata letak gudang untuk efisiensi operasional. Jurnal Manajemen Operasi dan Logistik, 8(3), 155–166.

Wulandari, A., & Nugraha, D. (2022). Evaluasi tata letak gudang menggunakan pendekatan stacking efficiency dan safety factor. Jurnal Teknik Logistik, 5(1), 20–31.

Yuliana, R., Handayani, S., & Sari, M. (2021). Optimalisasi penyimpanan barang menggunakan metode kubikasi pada gudang retail. Jurnal Sistem Industri dan Logistik, 7(2), 40–49.