Representasi Isu Lingkungan dalam Film Fiksi Keruh Karya Pemuda Desa Kemuning

Main Article Content

Driepuza Ryan Fortunanda
Anggra Agastyassa Owie
Lulu Hendra Komara

Abstract

Film memiliki kekuatan untuk menjadi medium yang efektif dalam menyampaikan isu sosial, termasuk isu lingkungan. Tulisan ini membahas bagaimana film "Keruh," sebuah karya yang dibuat oleh pemuda Desa Kemuning, Karanganyar, menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk merepresentasikan isu lingkungan melalui narasi dan elemen sinematik. Dengan mengangkat krisis air bersih yang dialami masyarakat lokal akibat eksploitasi lahan perkebunan teh, film ini menggambarkan dampak nyata pembangunan terhadap lingkungan dan kehidupan sehari-hari. Analisis terhadap adegan-adegan kunci menunjukkan bahwa kombinasi visual, dialog, musik, dan teknik sinematik menciptakan representasi yang menggugah empati penonton. Film "Keruh" tidak hanya menjadi sarana advokasi yang kuat, tetapi juga medium edukasi dan refleksi sosial yang relevan dalam memperkuat kesadaran publik akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Fortunanda, D. R., Anggra Agastyassa Owie, & Lulu Hendra Komara. (2025). Representasi Isu Lingkungan dalam Film Fiksi Keruh Karya Pemuda Desa Kemuning. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(2), 2957–2966. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i2.7575
Section
Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.