Nilai Religi Dalam Tradisi Pesta Baratan Desa Kriyan Kabupaten Jepara

Main Article Content

Karina Najwa
Angelina Putri Adelia Paramitha
Dwi Meilinda Nur Haliza
Nabila Lutfiana
Mohammad Kanzunnudin

Abstract

Tradisi kebudayaan yang diwariskan oleh nenek moyang kita di Indonesia ini banyak sekali. Terdapat juga sejarah – sejarah yang harus dikembangkan dan dilestarikan oleh generasi – generasi sekarang. Maka dari itu generasi sekarang harus lebih memperhatikan lagi kebudayaan tradisi yang ada di Indonesia ini. Tradisi yang dimaksudkan dalam penelitian adalah salah satu tradisi yang ada di Kota Jepara yaitu Tradisi Baratan. Penelitian berupa tradisi baratan ini  bertujuan untuk mengetahui tentang kebudayaan tradisi Baratan yang ada di Kota Jepara. Tradisi ini merupakan warisan Nyai Ratu Kalinyamat untuk mengenang kematian suaminya, Sultan Hadlirin, yang tewas dalam perang melawan Arya Penangsang. Proses penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang didapatkan menggunakan wawancara dengan narasumber terkait, uji keabsahan data menggunakan triangulasi data dan analisis data menggunakan Teori Miles dan Huberman. Dalam prosesi tradisi baratan ini mengandung makna religi yang berkaitan dengan anjuran silaturahmi, ibadah malam Nisfu Sya’ban, dan proses penguburan jenazah dalam Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Karina Najwa, Angelina Putri Adelia Paramitha, Dwi Meilinda Nur Haliza, Nabila Lutfiana, & Mohammad Kanzunnudin. (2023). Nilai Religi Dalam Tradisi Pesta Baratan Desa Kriyan Kabupaten Jepara. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(5), 805–813. https://doi.org/10.56799/peshum.v2i5.1792
Section
Articles

Similar Articles

<< < 41 42 43 44 45 46 47 48 49 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.