Mengubah Nilai Merah Menjadi Aksi Nyata: Kekuatan Evaluasi Pembelajaran sebagai Mesin Peningkatan Diri
Main Article Content
Abstract
Artikel ini membahas pergeseran paradigma dalam memandang hasil evaluasi pembelajaran, khususnya yang sering dilabeli sebagai 'nilai merah' atau hasil yang kurang memuaskan. Secara tradisional, hasil rendah sering diasosiasikan dengan kegagalan dan penalti. Namun, penelitian ini berargumen bahwa evaluasi pembelajaran dalam bentuk apa pun memiliki kekuatan transformatif sebagai mesin peningkatan diri yang dinamis, asalkan dimanfaatkan melalui proses refleksi dan aksi yang terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif untuk menganalisis bagaimana umpan balik (feedback) dari hasil evaluasi dapat dikonversi dari sekadar indikator performa menjadi peta jalan (roadmap) yang jelas untuk perbaikan. Konsep utamanya terletak pada pengembangan metakognisi dan kemampuan mengambil tindakan (agency) siswa. Nilai merah, dalam konteks ini, tidak dilihat sebagai akhir, melainkan sebagai data kritis yang menunjuk pada kesenjangan pemahaman spesifik. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketika siswa diajari untuk: 1) secara aktif menganalisis nilai merah untuk mengidentifikasi akar masalah, 2) merumuskan strategi pembelajaran yang ditargetkan berdasarkan kelemahan yang teridentifikasi, dan 3) mengimplementasikan dan memantau strategi baru tersebut, nilai tersebut bertindak sebagai katalisator untuk perbaikan berkelanjutan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.