Kreativitas Pengrajin Seni Ukir Rumah Joglo Sebagai Konservasi Budaya Di Desa Klumpit

Main Article Content

Muhammad Faris Ananta R
Wasis Wijayanto

Abstract

Seni ukir pada rumah Joglo Kudus merupakan warisan budaya Jawa yang tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga memuat nilai estetika dan filosofi yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat setempat. Arus modernisasi yang terus berkembang berpotensi menggeser keberadaan seni ukir tradisional, sehingga diperlukan kajian mendalam sebagai upaya konservasi budaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji kreativitas pengrajin seni ukir rumah Joglo di Desa Klumpit, Kabupaten Kudus, khususnya dalam memaknai motif ukiran serta nilai estetika-filosofis yang terkandung dalam unsur arsitektur rumah Joglo Kudus. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik triangulasi, meliputi observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan pengrajin, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ukiran seperti nanasan jogo satru, dada peksi jogo satru, dan kathong gajah mengandung makna simbolik berupa perlindungan, keseimbangan, keberanian, serta harmoni hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan. Selain itu, unsur arsitektural seperti atap Joglo, tumpang sari, dan soko guru merepresentasikan identitas budaya lokal Kudus.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Muhammad Faris Ananta R, & Wijayanto, W. (2026). Kreativitas Pengrajin Seni Ukir Rumah Joglo Sebagai Konservasi Budaya Di Desa Klumpit. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(3), 6150–6158. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i3.14415
Section
Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.