Peran Teman Sebaya sebagai Agen Karakter Bangsa dalam Membentuk Toleransi Peserta Didik SMP Islam At-Taqwa

Main Article Content

Lina Marlina
Aeng Muhidin
Alinurdin Alinurdin

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik SMP Islam At-Taqwa  mengenai peran teman sebaya sebagai agen karakter bangsa dalam membentuk sikap toleransi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi dan diskusi interaktif yang menekankan pentingnya keteladanan dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari serta penerapannya di lingkungan sekolah. Teman sebaya memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan sikap, perilaku, dan karakter remaja. Melalui interaksi sosial dengan teman sebaya, peserta didik dapat menanamkan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi, yang merupakan bagian dari pembentukan karakter bangsa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup ceramah, diskusi kelompok, sesi tanya jawab, serta simulasi dan studi kasus untuk memudahkan internalisasi nilai-nilai karakter. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik menjadi lebih menyadari peran mereka dalam menumbuhkan sikap toleransi melalui interaksi sehari-hari dengan teman sebaya. Selain itu, kegiatan ini juga mampu meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya disiplin, keteladanan, dan solidaritas dalam menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif dan harmonis. Dengan demikian, pengabdian ini menegaskan bahwa teman sebaya dapat berfungsi sebagai agen pembentuk karakter bangsa yang efektif, terutama dalam menanamkan nilai-nilai toleransi pada peserta didik usia remaja, yang pada gilirannya mendukung terciptanya generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, dan memiliki integritas tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Marlina, L., Aeng Muhidin, & Alinurdin, A. (2026). Peran Teman Sebaya sebagai Agen Karakter Bangsa dalam Membentuk Toleransi Peserta Didik SMP Islam At-Taqwa. Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 959–967. https://doi.org/10.56799/joongki.v5i2.14802
Section
Articles

References

Beshel, C. A. (2022). Peer group influence, teacher–student interaction, and indiscipline as predictors of students’ dropout tendency in an evening continuing education programme. Journal of Curriculum and Teaching, 11(8), 45–59. https://doi.org/10.5430/jct.v11n8p45

Bonwell, C. C., & Eison, J. A. (2015). Active learning: Creating excitement in the classroom. Washington, DC: ASHE-ERIC.

Filade, B. A., Bello, A. A., Uwaoma, C. O., Anwanane, B. B., & Nwangburuka, K. (2019). Peer group influence on academic performance of undergraduate students in Babcock University, Ogun State. African Educational Research Journal, 7(2), 81–87. https://doi.org/10.30918/AERJ.72.19.036

Garst, T. V. (2022). The mediating effect of parental involvement on peer influence in adolescent education (Doctoral dissertation, University of the Pacific). University of the Pacific Scholarly Commons. https://scholarlycommons.pacific.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=4807&context=uop_etds

Gifford-Smith, M., & Brownell, C. A. (2005). Peer relationships in adolescence. Journal of Research on Adolescence, 15(1), 91–101. https://doi.org/10.1111/j.1532-7795.2005.00007.x

Hurlock, E. B. (2012). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.

Jiang, J., & Zhang, J. (2023). Learning from bad peers? Influences of peer deviant behavior on adolescent academic performance. Educational Psychology, 43(5), 635–650. https://doi.org/10.1080/01443410.2023.2246539

Kemendikbudristek. (2022). Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Penguatan pendidikan karakter. Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Profil Pelajar Pancasila. Kemendikbud.

Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Santrock, J. W. (2011). Life-span development (13th ed.). McGraw-Hill.

Santrock, J. W. (2019). Adolescence (17th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Shao, Y., Kang, S., Lu, Q., Zhang, C., & Li, R. (2024). How peer relationships affect academic achievement among junior high school students: The chain mediating roles of learning motivation and learning engagement. BMC Psychology, 12, 278. https://doi.org/10.1186/s40359-024-01780-z

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Wentzel, K. R. (2017). Peer relationships, motivation, and academic engagement. Journal of Educational Psychology, 109(1), 1–17. https://doi.org/10.1037/edu0000132

Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.