“Suara Tubuh” Interpretasi Pantun Ronggiang Pasaman Ke Dalam Bentuk Penciptaan Karya Tari
Main Article Content
Abstract
Karya ini terinspirasi dari kesenian tradisional Ronggiang Pasaman di daerah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Kesenian tersebut merupakan hiburan rakyat yang tumbuh dan berkembang di Nagari Aua Kuniang Jorong Padang Tujuh. Kesenian Ronggiang Pasaman disajikan oleh laki-laki sebagai penari sekaligus berdendang dengan nyanyian pantun yang diiringi musik. Diantara penari laki-laki tersebut, terdapat satu orang yang berperan sebagai perempuan. Penari tersebut dinamakan dengan Biduan atau Anak Ronggiang. Penggunaan kata Ronggiang di Pasaman Barat mencitrakan akulturasi yang terjadi di antara kebudayaan Jawa, Minangkabau dan Mandailing.
Penelitian ini tertarik pada pantun yang didendangkan oleh biduan dalam kesenian Ronggiang Pasaman. Pengkarya ingin menginterpretasikan makna-makna yang terdapat pada pantun tersebut. Interpretasi makna pantun menjadi landasan pengkarya untuk mengaplikasikannya kedalam bentuk garapan tari dengan judul karya “Suara Tubuh”.. Perwujudan karya ini akan menggunakan tema budaya dan menggunakan tipe abstrak. Metode ini bertujuan untuk memudahkan proses kerja agar seluruh struktur tari dapat dijalankan sesuai dengan ketentuan, diantaranya Pengumpulan Data dan Observasi Lapangan, Pengolahan Data, Eksplorasi, Improvisasi, dan Pembentukan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arnanda Sarisman. “Kesenian Ronggiang Dalam Karya Seni Lukis Realis”. Jurnal Universitas Negeri Padang, 2019
Kurniawan Fernando. “ Bentuk Seni Pertunjukan Ronggeng Pasaman Di Kabupaten Pasaman Sumatera Barat”. Gorga Jurnal Seni Rupa. 2018
Martarosa. “Kesenian Ronggiang Pasaman Dalam Perspektif Kreativitas Apropriasi Musikal”. Mudra Jurnal Seni Budaya. 2019
Rico Gusmanto. “Akulturasi Minangkabau, Jawa dan Mandailing Dalam Kesenian Ronggiang Pasaman di Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat”. Garak Jo Garaik Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni. 2016
Rico Gusmanto. “Kekitaan : A Music Composition Reveals The Cultural Identity of Pasaman Barat Regency”. Jurnal Ekspresi Seni ISI Padangpanjang, 2021
Y. Sumandiyo Hadi. 2003. Sosiologi Tari. Jakarta: Elkhapi.