Peran Organisasi Keagamaan dalam Meningkatkan Kesadaran Toleransi Beragama Studi Kasus di Muhammadiyah Tingkat Cabang Kecamatan Babakan Cikao Purwakarta

Main Article Content

Vina Prabaningtyas

Abstract

Meningkatnya dinamika hubungan antarumat beragama di tingkat lokal menegaskan pentingnya peran organisasi masyarakat Islam dalam memperkuat toleransi dan kohesi sosial. Kasus penyegelan tempat ibadah di Kabupaten Purwakarta menunjukkan bahwa penguatan moderasi dan dialog lintas agama masih menjadi kebutuhan yang mendesak. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Muhammadiyah dalam meningkatkan toleransi beragama di Kecamatan Babakan Cikao melalui program, strategi implementasi, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah berkontribusi dalam membangun toleransi melalui pendidikan, kegiatan sosial, dan penguatan interaksi antarumat beragama yang mendorong tumbuhnya saling pengertian dan kepercayaan. Efektivitas program didukung oleh partisipasi masyarakat dan komitmen kelembagaan, meskipun masih menghadapi keterbatasan sumber daya, pendanaan, dan sarana pendukung. Temuan ini menegaskan bahwa organisasi masyarakat keagamaan memiliki peran strategis sebagai agen pembangunan perdamaian di tingkat lokal, sehingga penguatan kolaborasi kelembagaan dan dukungan kebijakan menjadi penting untuk memperluas dampak program toleransi beragama.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Prabaningtyas, V. (2026). Peran Organisasi Keagamaan dalam Meningkatkan Kesadaran Toleransi Beragama : Studi Kasus di Muhammadiyah Tingkat Cabang Kecamatan Babakan Cikao Purwakarta. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(8), 3939–3947. https://doi.org/10.56799/jim.v5i8.17604
Section
Articles

References

A, A. (2019). Moderasi beragama dalam keragaman Indonesia. Inovasi-Jurnal Diklat Keagamaan 13(2), 45-55.

d, H. T. (2017). Indonesia Zamrud Toleransi. PSIK-Indonesia, 10-12.

Faridah, I. F. (2013). Toleransi Antar Umat Beragama Masyarakat Perumahan. Jurnal Komunitas.vol. 5 No 1, (Semarang : Universitas Negeri Semarang), 15.

H, N. (2011). Muhammadiyah Abad Kedua. Jogjakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitaf, Kualitatif, dan r&d. Bandung: Alfabeta.

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.