Culturally Responsive Teaching sebagai Alternatif dalam Pembelajaran Menulis Puisi Berbasis Budaya Lokal

Main Article Content

Intan Rahayu Widyaning Tyas
Leli Nisfi Setiana
Evi Chamalah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran menulis puisi berbasis kearifan lokal. Pendekatan CRT merupakan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan latar belakang budaya peserta didik ke dalam proses belajar mengajar, sehingga materi yang disampaikan menjadi lebih kontekstual, relevan, dan bermakna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dengan menelaah berbagai sumber yang relevan terkait implementasi CRT dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran sastra. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis puisi dapat dirancang melalui tiga tahap utama, yaitu eksplorasi nilai-nilai lokal, diskusi reflektif, dan produksi puisi yang kontekstual. Tahapan ini mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal. Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan seperti keterbatasan bahan ajar dan minimnya pengalaman budaya peserta didik. Oleh karena itu, dibutuhkan peran aktif pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, kreatif, dan tanggap budaya. Kesimpulannya, pendekatan CRT efektif sebagai alternatif dalam pembelajaran menulis puisi yang tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, tetapi juga memperkuat identitas budaya mereka.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Tyas, I. R. W., Leli Nisfi Setiana, & Evi Chamalah. (2025). Culturally Responsive Teaching sebagai Alternatif dalam Pembelajaran Menulis Puisi Berbasis Budaya Lokal. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(4), 5860–5866. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i4.9261
Section
Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.