Mallekke’ Toja: Pengambilan Air dari Tujuh Sumur Arajang di Kabupaten Bone

Main Article Content

Hesti Andriani
Susmihara Susmihara
Hasaruddin Hasaruddin

Abstract

Studi ini mendokumentasikan kekayaan budaya lokal yang selama ini tersembunyi di Kabupaten Bone. Ini akan membantu pemerintah lokal untuk lebih memperhatikan keanekaragaman budaya masyarakat Indonesia dengan mendukung dan mendorong pertumbuhan budaya di seluruh Indonesia di era globalisasi, khususnya di Kabupaten Bone. Diharapkan penelitian ini akan memberi tahu masyarakat luas bahwa masyarakat setempat memiliki banyak pesona budaya yang patut dilihat oleh dunia. Fokus penelitian ini adalah eksistensi dan perkembangan budaya di tengah arus modernisasi. Data dikumpulkan melalui observasi, rekam, catat, dokumentasi, dan wawancara dengan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi dan perkembangan ritual mallekke’ toja dapat dilakukan dengan cara yaitu: Pelestarian melalui generasi muda, adaptasi dengan teknologi dan media sosial, penyelenggaraan acara kebudayaan oleh pemerintah dan komunitas, integrasi dengan kegiatan kehidupan modern, makna sosial dan spiritualitas yang relevan, pemberdayaan komunitas adat, kesadaran global tentang pentingnya pelestarian budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hesti Andriani, Susmihara, S., & Hasaruddin, H. (2024). Mallekke’ Toja: Pengambilan Air dari Tujuh Sumur Arajang di Kabupaten Bone. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(1), 195–199. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i1.6652
Section
Articles