Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting Sebagai Upaya Mewujudkan SDGs 3 Di Kota Surabaya
Main Article Content
Abstract
Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang dan berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Penanganan stunting menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3 tentang kehidupan sehat dan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanganan stunting di Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengkajian jurnal, artikel ilmiah, dokumen pemerintah, dan sumber relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya telah melaksanakan berbagai program, seperti penguatan layanan posyandu, edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, serta pendampingan ibu hamil dan balita. Program tersebut berkontribusi terhadap penurunan angka stunting di Surabaya dari 28,9% pada tahun 2021 menjadi 1,6% pada tahun 2023. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi dukungan pemerintah, fasilitas kesehatan, dan partisipasi masyarakat. Namun, masih terdapat hambatan berupa kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi dan kondisi sosial ekonomi keluarga.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.