Persepsi Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Terkait Isu Pernikahan Dini Dalam Film “Dua Hati Biru”
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Lhokseumawe terhadap isu pernikahan dini dalam film “Dua Hati Biru”. Film ini merupakan lanjutan film “Dua Garis Biru” yang menggambarkan kehidupan pasangan muda yang menikah akibat kehamilan di luar nikah dan menghadapi berbagai konflik rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskritif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tujuh informan pelajar SMA yang berusia 15-18 tahun yang telah menonton film tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini berperan penting dalam membentuk persepsi pelajar terhadap pernikahan dini, baik dari segi emosional maupun kognitif. Para pelajar menilai bahwa film ini memberikan pesan moral dan edukatif tentang pentingnya kesiapan mental, ekonomi, dan tanggung jawab sebelum menikah.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.