Kritik Terhadap Kinerja Sumber Daya Manusia menurut Dessler (2013) dalam Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini menganalisis secara kritis kinerja sumber daya manusia (SDM) dalam penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dengan menggunakan kerangka konsep pemikiran Dessler (2013). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif kritis melalui wawancara mendalam. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa persoalan kinerja pada dasarnya berakar pada lemahnya SDM sebagaimana dikritisi melalui perspektif Konsep Pemikiran Dessler (2013). SDM seharusnya dibangun di atas kompetensi yang substantif, bukan sekadar legitimasi kualifikasi formal, sehingga aparatur mampu menunjukkan kapasitas analitis dan profesional yang relevan dengan tuntutan kerja. Integritas dan etika seharusnya berfungsi sebagai standar operasional yang terukur, bukan berhenti pada tataran normatif dan simbolik. Motivasi kerja seharusnya lahir dari komitmen profesional yang diperkuat oleh sistem kinerja yang adil, bukan semata kepatuhan administratif. Selain itu, kemampuan adaptasi dan pengembangan seharusnya menjadi mekanisme institusional yang berkelanjutan untuk mencegah stagnasi kapasitas aparatur. Dengan demikian, kinerja organisasi publik pada hakikatnya merefleksikan kualitas sistem manajemen SDM; tanpa penguatan kompetensi, integritas, motivasi, dan adaptabilitas, perbaikan kinerja akan tetap bersifat semu.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.