Variasi Bahasa dalam Interaksi Sosial Masyarakat Urban: Kajian Sosiolinguistik di Era Digital
Main Article Content
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi bahasa dalam interaksi sosial masyarakat urban di era digital. Perkembangan teknologi komunikasi melalui platform seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok telah mengubah pola penggunaan bahasa menjadi lebih dinamis, fleksibel, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi terhadap percakapan daring, komentar, serta unggahan media sosial yang melibatkan masyarakat urban dari berbagai latar belakang sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa yang dominan meliputi alih kode, campur kode, penggunaan slang, serta variasi register yang disesuaikan dengan konteks komunikasi digital. Faktor-faktor yang memengaruhi variasi bahasa meliputi usia, tingkat pendidikan, latar belakang sosial, serta tujuan komunikasi. Selain itu, konteks digital turut mendorong munculnya bentuk-bentuk bahasa yang lebih ringkas, ekspresif, dan kreatif. Variasi bahasa tersebut juga berfungsi sebagai sarana pembentukan identitas sosial, penanda solidaritas kelompok, serta strategi dalam membangun kedekatan interpersonal di ruang virtual.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa era digital telah memperluas ruang dan fungsi variasi bahasa dalam masyarakat urban, sekaligus mempertegas hubungan antara bahasa, teknologi, dan dinamika sosial. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sosiolinguistik, khususnya dalam memahami praktik berbahasa di era digital.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.