Analisis Media Digital dalam Pembentukan Opini Politik Publik di Indonesia
Main Article Content
Abstract
Evolusi media digital telah mengubah dinamika komunikasi politik dan pembentukan opini publik di Indonesia. Publik semakin berfungsi lebih dari sekedar konsumen tetapi juga sebagai produsen yang memiliki informasi politik melalui berbagai platform digital. Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh media digital terhadap opini politik publik dan konsekuensinya terhadap proses demokrasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui penggunaan teknik analisis analisis konten pada data yang bersumber dari portal berita online dan media sosial. Data dikumpulkan pada konten bermuatan politik yang menunjukkan partisipasi tinggi, kemudian dikategorikan ke dalam klasifikasi opini pro, kontra, dan netral. Temuan menunjukkan bahwa pembentukan opini publik dipengaruhi oleh teknik pembingkaian informasi, penggunaan bahasa emosional, dan pengaruh algoritma yang menghasilkan efek ruang gema (echo chamber). Tiga pola utama narasi politik dikenali: suportif, kritis, dan informatif, masing-masing menunjukkan ciri komunikatif yang unik. Selain itu, konten visual seperti meme telah menunjukkan efektivitas dalam membentuk persepsi publik. Hal ini menegaskan bahwa media digital memiliki fungsi ganda: memfasilitasi demokratisasi informasi dan memicu polarisasi sosial. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital menjadi vital guna memungkinkan publik mengevaluasi informasi secara logis dan menjunjung tinggi integritas demokrasi di era digital.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.