Pergeseran Model Pertahanan di Negara Nirmiliter: Penetrasi Geopolitik terhadap Institusi Kepolisian Sipil Samoa
Main Article Content
Abstract
Posisi negara nirmiliter umumnya dipandang
statis di tengah persaingan kekuatan global, namun
dinamika transformasinya jarang mendapat sorotan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran
model pertahanan di Samoa akibat penetrasi geopolitik.
Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain
studi kasus, penelitian ini membedah manuver Selandia
Baru, Amerika Serikat, Australia, dan Tiongkok terhadap
institusi kepolisian sipil Samoa (Samoa Police, Prisons and
Corrections Services/SPPCS) melalui kerangka Models of
Defence Organisation dari Grant dan Milenski. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan militer dan
jaminan keamanan Selandia Baru secara historis
menempatkan Samoa ke dalam Politics Dominant model,
yang menjadikan SPPCS berada dalam kekosongan
kapasitas operasional. Namun, eskalasi ancaman gray zone
warfare mendorong kekuatan eksternal lain mengeksploitasi
celah struktural tersebut. Manuver Amerika Serikat dan
Australia terbukti menggeser SPPCS menuju Rational
Model melalui pembebanan standar kesiapan berskala
militer tanpa memberikan otonomi komando yang
independen. Di sisi lain, manuver pengadaan infrastruktur
Tiongkok menarik institusi tersebut ke arah Emotional
Model melalui pembangunan fasilitas kepolisian berskala
masif yang menanamkan ketergantungan teknologi dan
utang. Akibat dari tarik-menarik asimetris ini, SPPCS pada
akhirnya mengalami sebuah dualitas operasional, tertahan
di garis demarkasi antara paksaan kesiapan operasional
dengan standar militer dan ilusi kemajuan infrastruktur.
Pergeseran model pertahanan ini tidak bermuara pada
kemandirian strategis, melainkan menghasilkan
ketergantungan struktural. Penelitian ini menegaskan
bahwa tanpa kemandirian dan kapasitas internal, institusi
kepolisian sipil di negara nirmiliter, seperti Samoa pada
akhirnya akan kehilangan kedaulatan operasionalnya akibat
penetrasi geopolitik.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.