Representasi Rumah dan Keluarga sebagai Simbol Keharmonisan dalam Film Pendek “Rumah Punya Cerita” melalui Analisis Semiotika Roland Barthes

Main Article Content

Afnan Malaakhim
Amin aminudin

Abstract

Film pendek iklan telah menjadi medium strategis bagi merek untuk membangun narasi emosional yang bersinggungan dengan nilai budaya audiens. Salah satu contohnya adalah film pendek ‘Rumah Punya Cerita’ dari Tropicana Slim, yang mengemas pesan gaya hidup sehat dalam sebuah cerita keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar bagaimana representasi ‘rumah’ dan ‘keluarga’ dikonstruksikan secara ideologis dalam film tersebut untuk menaturalisasi pesan merek. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui analisis semiotika Roland Barthes, penelitian ini membedah makna pada tiga tingkatan: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara denotatif, film ini menampilkan potret keseharian sebuah keluarga di dalam rumah mereka. Namun pada level konotatif, ‘rumah’ direpresentasikan sebagai ruang emosional yang merefleksikan keharmonisan, dan ‘keluarga’ diidealkan dengan sosok ibu sebagai pilar utamanya. Puncaknya, penelitian ini mengungkap operasionalisasi mitos di mana keutuhan keluarga modern dihubungkan secara inheren dengan gaya hidup sehat, yang difasilitasi oleh produk Tropicana Slim. Disimpulkan bahwa film ini secara efektif menaturalisasi ideologi konsumsi dengan cara mengintegrasikan pesan komersial ke dalam simbol-simbol kultural fundamental seperti rumah dan keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Malaakhim, A., & Amin aminudin. (2026). Representasi Rumah dan Keluarga sebagai Simbol Keharmonisan dalam Film Pendek “Rumah Punya Cerita” melalui Analisis Semiotika Roland Barthes. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(3), 7115–7129. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i3.16431
Section
Articles

Similar Articles

<< < 16 17 18 19 20 21 

You may also start an advanced similarity search for this article.