Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan LKPD Kontekstual terhadap Kemampuan Pemodelan Matematika Siswa di SMP Swasta Wesley
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Solving berbantuan LKPD kontekstual terhadap kemampuan pemodelan matematika siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 32 siswa SMP Swasta Wesley. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemodelan matematika yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji t, dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, dengan rata-rata gain kelas eksperimen sebesar 22,97 dan kelas kontrol sebesar 9,09. Hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemodelan matematika yang signifikan antara kedua kelas. Analisis regresi menunjukkan bahwa model pembelajaran memberikan pengaruh sebesar 87,2% terhadap peningkatan kemampuan pemodelan matematika siswa. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Solving berbantuan LKPD kontekstual lebih efektif dibandingkan pembelajaran biasa dalam meningkatkan kemampuan pemodelan matematika siswa.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.