Pengaruh Likuiditas, Leverage, Cash Turnover, Receivable Turnover, dan Inventory Turnover Terhadap Kinerja Keuangan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dirancang untuk menganalisis pengaruh tingkat likuiditas, leverage, perputaran kas (cash turnover), perputaran piutang (receivable turnover), dan perputaran persediaan (inventory turnover) terhadap kinerja keuangan perusahaan. Faktor-faktor independen yang dievaluasi meliputi rasio likuiditas (current ratio), leverage (debt to equity ratio), serta rasio perputaran kas, piutang, dan persediaan. Adapun kinerja keuangan sebagai variabel dependen diukur dengan return on assets (ROA). Dari 132 perusahaan sektor non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 25 perusahaan terpilih melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 100 observasi data selama periode 2021 hingga 2024. Analisis data dilakukan dengan menerapkan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa leverage dan perputaran kas memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan likuiditas, perputaran piutang, dan perputaran persediaan tidak terbukti berpengaruh signifikan. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi investor dan pemegang saham dalam menilai kondisi keuangan perusahaan, khususnya dalam pengelolaan likuiditas, struktur utang, serta efisiensi operasional. Bagi manajemen perusahaan, temuan ini dapat dijadikan panduan dalam menyusun strategi keuangan yang lebih efektif guna meningkatkan kinerja sekaligus memastikan kelangsungan operasional perusahaan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.