Bentuk Kearifan Lokal dalam Penguatan Mitigasi Bencana Berbasis Komunitas di Indonesia

Main Article Content

Yuanita Dwi Hapsari

Abstract

Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan bencana yang tinggi, sehingga penguatan strategi mitigasi berbasis komunitas menjadi kebutuhan mendesak. Salah satu pendekatan yang relevan adalah pemanfaatan kearifan lokal yang berkembang dalam praktik sosial dan budaya masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bentuk kearifan lokal dalam memperkuat mitigasi bencana berbasis komunitas di Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kajian sistematis terhadap artikel ilmiah, buku akademik, dan laporan penelitian yang membahas hubungan antara kearifan lokal, komunitas, dan pengurangan risiko bencana. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal berkontribusi signifikan dalam mitigasi bencana melalui pengetahuan tentang tanda-tanda alam, sistem peringatan dini tradisional, praktik sosial dan budaya, arsitektur serta tata ruang tradisional, serta peran kelembagaan lokal dan kepemimpinan adat. Kearifan lokal tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme adaptasi ekologis, tetapi juga memperkuat modal sosial, partisipasi, dan kapasitas kolektif komunitas dalam menghadapi risiko bencana. Artikel ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal dengan pengetahuan ilmiah dan kebijakan formal merupakan langkah strategis untuk membangun mitigasi bencana yang kontekstual, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hapsari, Y. D. (2026). Bentuk Kearifan Lokal dalam Penguatan Mitigasi Bencana Berbasis Komunitas di Indonesia . PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(3), 7145–7158. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i3.15443
Section
Articles