Hubungan Pengetahuan Masyarakat Dengan Sikap Kesiapsiagaan Bencana Banjir Di Dusun Barona Desa Payarabo Lhok Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara
Main Article Content
Abstract
Bencana banjir merupakan salah satu peristiwa alam yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki kondisi lingkungan rawan genangan air. Upaya kesiapsiagaan menjadi langkah penting untuk meminimalkan dampak bencana melalui peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Desa Payarabo Lhok, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian ini memakai pendekatan deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi berjumlah 30 orang dan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner mengenai tingkat pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan masyarakat terhadap banjir. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan sikap kesiapsiagaan masyarakat, di mana semakin tinggi pengetahuan seseorang, semakin baik pula sikapnya dalam menghadapi bencana, yang berpengetahuan baik 18 orang (60.0 %) dan yang memiliki sikap baik 16 0rang (53.3%). Berdasarkan hasil uji chi square diketahui bahwa p valaue 0.000 ( P 0.000 < α 0,05 ). Peningkatan pengetahuan masyarakat melalui pelatihan dan sosialisasi kebencanaan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap ancaman banjir.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.