Pengembangan Skala Manajemen Konflik Pada Karyawan Di Yogyakarta

Main Article Content

Denisa Dwi Hanifa
Mustaqim Setyo Ariyanto
Agus Salim

Abstract

Jumlah karyawan yang banyak dengan latar belakang kemampuan, keahlian, dan pendidikan yang beragam menciptakan dinamika interaksi yang intens. Kondisi ini memungkinkan munculnya perbedaan persepsi terkait tujuan dan harapan kerja, yang selanjutnya dapat menimbulkan ketidakpuasan, keluhan, ketegangan serta konflik antar individu. Meskipun konflik tidak dapat dihindari, konflik dapat diarahkan menjadi sarana pembelajaran apabila dikelola dengan baik. Pengelolaan konflik yang tepat memungkinkan terciptanya solusi yang konstruktif serta mendorong perkembangan individu maupun organisasi. Penelitian mengenai manajemen konflik telah banyak dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, seperti korelasional, deskriptif, dan komparatif sehingga pengembangan skala manajemen konflik belum banyak diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji validitas dan reliabilitas alat ukur manajemen konflik pada karyawan di Yogyakarta berdasarkan teori manajemen konflik menurut Robbins & Judge (2016). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skala manajemen konflik memiliki validitas dan reliabilitas yang baik. Dari 35 aitem yang diujikan terdapat 13 aitem yang valid dan reliabel.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hanifa, D. D., Mustaqim Setyo Ariyanto, & Agus Salim. (2026). Pengembangan Skala Manajemen Konflik Pada Karyawan Di Yogyakarta. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(3), 7760–7774. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i3.15232
Section
Articles

Similar Articles

<< < 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.