Perbedaan Presentasi Diri Siswa dan Siswi di SMAN 2 Makassar
Main Article Content
Abstract
Dalam konteks sekolah, presentasi diri menjadi fenomena yang sangat relevan karena sekolah merupakan ruang sosial yang memiliki struktur, aturan, dan ekspektasi perilaku yang jelas. Selain faktor situasional, presentasi diri siswa juga dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik sosial, salah satunya adalah jenis kelamin. Siswa dan siswi berada dalam proses sosialisasi yang berbeda sehingga berpotensi menampilkan pola presentasi diri yang tidak sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan presentasi diri siswa dan siswi di SMAN 2 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel penelitian berjumlah 300 siswa yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan ialah modifikasi Skala Presentasi Diri yang dikembangkan oleh Evisetiawati. Analisis data dilakukan menggunakan statistik nonparametrik, yaitu uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara presentasi diri siswa dan siswi di SMAN 2 Makassar (p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun siswa dan siswi berada dalam konteks sosial yang sama, yaitu lingkungan sekolah, mereka menampilkan dan mengelola diri dengan pola yang berbeda, yaitu siswa lebih aktif dan ekspresif, sedangkan siswi lebih menjaga hubungan sosial berdasarkan norma yang berlaku.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.