Ritual Sakral Ke Identitas Budaya Dalam Tradisi Ruat Laut Di Desa Blanakan
Main Article Content
Abstract
Tradisi Ruat Laut di Desa Blanakan merupakan praktik budaya masyarakat nelayan yang mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman dan modernisasi. Tradisi yang sebelumnya dimaknai sebagai ritual sakral bernuansa mistis kini mengalami pergeseran makna dan fungsi dalam kehidupan sosial masyarakat nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pelaksanaan tradisi Ruat Laut di KUD Mina Fajar Sidik Desa Blanakan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap pengurus KUD, nelayan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta generasi muda. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tradisi Ruat Laut dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, meliputi perubahan pola pikir masyarakat nelayan, peran kelembagaan KUD Mina Fajar Sidik, modernisasi teknologi, pengaruh agama, serta perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Perubahan tersebut bersifat evolusioner dan fungsional, di mana nilai inti tradisi tetap dipertahankan dan berperan dalam memperkuat solidaritas sosial masyarakat nelayan Desa Blanakan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.