Analisis Kebutuhan E-Modul Interaktif sebagai Bahan Ajar Pendukung Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru terhadap e-modul interaktif sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka pada jenjang sekolah dasar, khususnya pada Fase A, Fase B, dan Fase C. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada analisis kebutuhan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan kuesioner yang diberikan kepada guru kelas II, III, dan V di SD N 6 Tanjungrejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-modul interaktif belum merata di setiap fase pembelajaran. Pada Fase A, e-modul telah digunakan, namun masih bersumber dari internet dan belum dikembangkan secara mandiri oleh guru. Sementara itu, pada Fase B dan Fase C, e-modul belum digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, meskipun guru menyatakan membutuhkan dan berminat menggunakannya. Hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan pengetahuan guru tentang bentuk dan isi e-modul, kurangnya pengalaman dalam pengembangan e-modul, serta belum adanya upaya penelusuran contoh e-modul yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa e-modul interaktif yang dibutuhkan hendaknya mudah diakses, sesuai dengan tujuan pembelajaran, dilengkapi petunjuk penggunaan yang jelas, serta memiliki desain visual yang menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar sehingga dapat membantu pemahaman materi pembelajaran.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.