Inovasi Basis Data Kewilayahan dalam Pengelolaan Informasi Wilayah di Kota Surabaya
Main Article Content
Abstract
Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah daerah untuk melakukan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan data kewilayahan. Kota Surabaya mengembangkan inovasi basis data kewilayahan berbasis aplikasi yang dikelola oleh Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (BAPEMKESRA) atas arahan langsung Wali Kota Surabaya. Inovasi ini dilatarbelakangi oleh kondisi sebelumnya, di mana perangkat daerah harus datang langsung ke Pemerintah Kota Surabaya untuk memperoleh informasi kewilayahan dan data kewilayahan yang belum terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi basis data kewilayahan tersebut menggunakan teori difusi inovasi Rogers. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data yang digunakan merupakan data primer yaitu wawancara dengan staf Administrasi Kewilayahan Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta observasi dan data sekunder berupa studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi basis data kewilayahan memberikan kemudahan akses informasi, meningkatkan efisiensi kerja perangkat daerah, serta memperkuat koordinasi antarinstansi. Berdasarkan atribut inovasi Rogers, inovasi ini memiliki keunggulan relatif, kompatibilitas tinggi, tingkat kompleksitas rendah, dapat diuji coba, dan hasilnya mudah diamati.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.