Pemberdayaan Masyarakat pada Program Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Peduli Anak
Main Article Content
Abstract
Kemiskinan masih menjadi masalah sosial yang serius di Indonesia. Berdasarkan data Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Provinsi Jawa Timur mencatat 3.875.880 kasus kemiskinan dan Kota Surabaya mencatatkan kasus kemiskinan sebanyak 136.366 Kasus pada 2023 dan turun menjadi 117.834 pada tahun 2024 serta naik kembali pada tahun 2025 sebanyak 142.487 kasus. Kondisi tersebut membuktikan bahwa Kota Surabaya masih memerlukan program pemberdayaan masyarakat. Tingginya kasus kemiskinan di Kota Surabaya membuat Pemerintah Kota Surabaya melalui DP3APPKB menginisiasi Program Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KASRPPA). Tujuan dari program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat untuk mengatasi masalah kemiskinan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pemberdayaan pada Kampung Belajar, Kampung Aman, dan Kampung Kreatif Produktif menunjukkan adanya kegiatan walau belum berjalan dengan baik serta pada Kampung Asuh dan Kampung Sehat belum terdapat kegiatan yang menunjukkan kegiatan pemberdayaan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.