Teori Komunikasi Lingkungan: Partisipasi Publik dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi Bagi Masyarakat Adat di Papua

Main Article Content

Rostini Anwar
Sarwititi Sarwoprasodjo
Dwi Retno Hapsari

Abstract

Teori komunikasi lingkungan berkembang sebagai respons terhadap kompleksitas persoalan ekologis yang tidak dapat diselesaikan melalui pendekatan teknokratis semata. Salah satu pendekatan   kunci   dalam   komunikasi   lingkungan   adalah   teori   partisipasi   publik,   yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk membahas teori partisipasi publik dalam kerangka komunikasi lingkungan, meliputi asumsi dasar, akar keilmuan, metode penelitian yang umum digunakan, perkembangan teori dalam riset dalam artikel-artikel jurnal, serta kekuatan dan kelemahannya dalam menjelaskan isu komunikasi pembangunan. Selanjutnya, artikel ini mengkaji penerapan model komunikasi partisipasi publik dalam pengelolaan kawasan konservasi oleh masyarakat adat di Papua. Analisis menunjukkan bahwa praktik komunikasi partisipatif berbasis kearifan lokal dan institusi adat berkontribusi pada keberlanjutan ekologis dan keadilan sosial dalam konteks pembangunan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rostini Anwar, Sarwoprasodjo, S., & Dwi Retno Hapsari. (2026). Teori Komunikasi Lingkungan: Partisipasi Publik dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi Bagi Masyarakat Adat di Papua. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(2), 2832–2847. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.14596
Section
Articles