Dinamika Pagelaran Kethoprak Wahyu Manggolo Di Era Modernisasi

Main Article Content

Nia Sri Rahmadani
Wasis Wijayanto

Abstract

Kethoprak merupakan seni teater tradisional Jawa yang memiliki fungsi penting sebagai media pendidikan moral dan pelestarian budaya. Penelitian ini berfokus pada Kethoprak Wahyu Manggolo di Kabupaten Pati yang mampu bertahan di tengah modernisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah berdirinya, sistem keanggotaan, serta inovasi teknis dan konten pertunjukan yang dilakukan kelompok ini dalam menghadapi perubahan sosial budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pimpinan serta anggota kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahyu Manggolo menerapkan sistem keanggotaan berbasis gotong royong, melakukan pembaruan kostum dan tata panggung secara berkala, serta memadukan musik gamelan tradisional dengan instrumen modern. Inovasi tersebut terbukti mampu menarik minat penonton lintas generasi tanpa adanya menghilangkan nilai-nilai tradisionalnya. Kesimpulannya, keberhasilan kelompok ini terletak pada kemampuan adaptasi terhadap selera zaman dan dukungan masyarakat. Penelitian selanjutnya disarankan untuk meninjau potensi ekonomi kreatif dan strategi kolaboratif guna memperkuat keberlanjutan kesenian tradisional di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nia Sri Rahmadani, & Wijayanto, W. (2026). Dinamika Pagelaran Kethoprak Wahyu Manggolo Di Era Modernisasi. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(3), 6757–6768. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i3.14588
Section
Articles