Tantangan Operator Administrasi Kependudukan Pada Pelayanan Online Pencatatan Sipil Akta Kematian Di Kabupaten Sidoarjo
Main Article Content
Abstract
Pelayanan pencatatan sipil akta kematian memiliki peran strategis dalam administrasi kependudukan karena menjadi dasar pemenuhan hak hukum warga negara. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menerapkan pelayanan akta kematian secara online melalui integrasi PLAVON, Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), dan JABRIK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi operator administrasi kependudukan dalam pelaksanaan pelayanan online pencatatan sipil akta kematian. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap operator pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operator menghadapi berbagai kendala, meliputi gangguan teknis sistem dan ketidaksinkronan data, permasalahan administratif berupa ketidaklengkapan dokumen dan data tidak valid, kesalahan input akibat keterbatasan kompetensi dan mentoring, serta hambatan komunikasi dengan pemohon yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi pelayanan online memerlukan penguatan kapasitas operator, stabilitas sistem, dan peningkatan edukasi kepada masyarakat.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.