Kehidupan Masyarakat Tepi Sungai Dan Transformasi Sosial Di Baba Ong Boen Tjiet 3 – 4 Ulu Palembang

Main Article Content

Raisah Syarfinah
Carissa Muthia Nadira
Farida R Wargadalem
Muhammad Taofik Kurohman

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi sosial masyarakat tepi Sungai Musi di kawasan Baba Ong Boen Tjiet 3-4 Ulu Palembang. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sejarah sosial melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola rumah heritage, pengemudi ketek, dan warga setempat, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya transformasi multidimensional meliputi: (1) Pergeseran ekonomi dari basis maritim (perikanan dan transportasi air) ke sektor industri, jasa, dan pariwisata heritage; (2) Perubahan fungsi Sungai Musi dari jalur transportasi utama menjadi ruang wisata budaya; (3) Transformasi fisik lingkungan berupa pendangkalan sungai, pencemaran, dan pemadatan permukiman; (4) Akulturasi budaya yang melahirkan identitas hibrid "Baba Palembang" dengan keragaman agama namun tetap mempertahankan tradisileluhur; (5) Melemahnya solidaritas sosial seiring berkurangnya interaksi di ruang sungai. Studi ini menyimpulkan bahwa modernisasi dan pembangunan infrastruktur darat telah menggeser orientasi masyarakat dari berbasis sungai ke berbasis darat, dengan Rumah Baba Ong Boen Tjiet berperan sebagai simpul ekonomi kreatif baru sekaligus penjaga memori kolektif warisan budaya multikultural Palembang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Syarfinah, R., Carissa Muthia Nadira, Farida R Wargadalem, & Muhammad Taofik Kurohman. (2026). Kehidupan Masyarakat Tepi Sungai Dan Transformasi Sosial Di Baba Ong Boen Tjiet 3 – 4 Ulu Palembang. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(2), 3901–3912. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.13956
Section
Articles

Similar Articles

<< < 86 87 88 89 90 91 92 93 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.