Konsep Diri Remaja Perempuan Dengan Orang Tua Yang Toksik

Main Article Content

Rezky Winanda
Rohmah Rifani
Dian Novita Siswanti

Abstract

Perilaku orang tua toksik memberikan berbagai dampak negatif bagi diri remaja yang berada pada fase pencarian identitas. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui bentuk perilaku negatif yang didapatkan remaja dari orang tua toksik, konsep diri, dan makna hubungan orang tua dan anak bagi remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan analisis interpretatif fenomenologi. Responden penelitian adalah perempuan berusia 19 dan 21 tahun yang tinggal bersama orang tua sebanyak tiga orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara semi terstruktur. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat enam bentuk perilaku orang tua toksik yang didapatkan remaja perempuan, yakni pengabaian, kekerasan fisik dan verbal, pelampiasan marah, pengontrolan, dan perbedaan perlakuan dengan saudara. Perilaku orang tua toksik menimbulkan dampak terhadap konsep diri remaja perempuan. Konsep diri yang terbentuk adalah konsep diri positif dan negatif. Konsep diri positif berdasarkan pengetahuan diri dan harapan diri remaja. Konsep diri negatif berdasarkan penilaian diri negatif remaja. Remaja perempuan memaknai hubungan orang tua dan anak dengan memberikan pandangan tentang orang tua, keluarga dan konsep ideal hubungan orang tua dan anak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rezky Winanda, Rohmah Rifani, & Dian Novita Siswanti. (2023). Konsep Diri Remaja Perempuan Dengan Orang Tua Yang Toksik. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(2), 283–292. https://doi.org/10.56799/peshum.v2i2.1393
Section
Articles

Similar Articles

<< < 46 47 48 49 50 51 52 53 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.