Pengaruh Konsumsi Teh Rosella dan Teh Daun Kelor terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Munjul Kabupaten Pandeglang Tahun 2024

Main Article Content

Yuli Yuli
Retno Sugesti
Shinta Mona Lisca

Abstract

Tingkat kejadian anemia pada wanita usia subur usia 15-49 tahun di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 44,2%, anemia pada usia subur pada tahun 2019 sebesar 37,7% pada Provinsi Banten pada tahun 2018 sebanyak 35,2%. Terjadi peningkatan pada tahun 2019 sebesar 37,7%, yang berarti bahwa 5-6 wanita usia subur mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian teh rosella dan teh daun kelor terhadap anemia pada wanita usia subur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode penelitian kualitatif deskriptif berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus. Itu dilakukan langsung kepada 2 wanita usia subur. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan antara responden yang diberikan intervensi teh rosella dengan responden yang diberikan teh daun kelor. Pemantauan dilakukan selama 15 hari dengan 4 monitor, kadar hemoglobin pada responden yang diberikan teh daun kelor mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan ibu yang diberikan teh rosella.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yuli, Y., Retno Sugesti, & Shinta Mona Lisca. (2026). Pengaruh Konsumsi Teh Rosella dan Teh Daun Kelor terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Munjul Kabupaten Pandeglang Tahun 2024. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(2), 2569–2574. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.13932
Section
Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.