Membangun Kecakapan Literasi Digital Di Era Disinformasi: Telaah Teoritis dan Implikasinya Pada Perguruan Tinggi

Main Article Content

Felizka Salsabila
Tasya Putri Daviza
Kurnia Istiqomah
Zilzian Ibadillah
Muhammad Ikhsan
Eva Iryani
Helty Asafri

Abstract

Literasi digital adalah kemampuan esensial di era informasi, meliputi kecakapan intelektual untuk mengakses, memahami, memanfaatkan, dan menciptakan konten digital secara efektif. Dimensi utamanya mencakup literasi informasi, komunikasi, kreasi konten, keamanan, dan pemecahan masalah. Peningkatan di bidang keamanan siber dan kreativitas masih dibutuhkan. Masyarakat kini dihadapkan pada era disinformasi yang ditandai fenomena post-truth dan penyebaran disinformasi (informasi palsu disengaja). Penting memahami perbedaan disinformasi dari misinformasi (informasi keliru tak disengaja) dan malinformasi (informasi benar berniat jahat). Menanggulangi disinformasi memerlukan regulasi, peningkatan literasi media, dan kolaborasi internasional. Penguatan literasi digital krusial untuk membentuk individu yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di ruang digital.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Felizka Salsabila, Tasya Putri Daviza, Kurnia Istiqomah, Zilzian Ibadillah, Muhammad Ikhsan, Eva Iryani, & Helty Asafri. (2025). Membangun Kecakapan Literasi Digital Di Era Disinformasi: Telaah Teoritis dan Implikasinya Pada Perguruan Tinggi. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(5), 7116–7135. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i5.10074
Section
Articles