Bimbingan Teknis Penanaman Dalam Rangka Rehabilitasi Kawasan Mangrove Di Pesisir Sawapudo Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe
Main Article Content
Abstract
Desa Sawapudo dikenal dengan keunikan pesisirnya yang terdiri dari pantai, tebing karst, dan vegetasi mangrove. Kurangnya pengelolaan yang bijaksana telah menyebabkan degradasi, termasuk terganggunya ekosistem mangrove. Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk pengelolaan pesisir yang berkelanjutan. Oleh karena itu sebuah pengabdian kepada masyarakat dilakukan guna merehabilitasi ekosistem mangrove yang telah rusak melalui penanaman mangrove. Kondisi pantai yang baik untuk ditumbuhi mangrove gelombang rendah; daerah intertidal; mengandung endapan lumpur; dan lereng endapan tidak lebih dari 0.25 % - 0.50 %. Bibit mangrove yang digunakan berumur tiga sampai enam bulan. Untuk membantu bibit terlindung dari terjangan ombak, penggunaan tiang pancang atau ruas bambu sangat dianjurkan. Hasil pengabdian kepada masyarakat yaitu 200 bibit mangrove spesies Rhizophora sp. telah ditanam di pesisir Desa Sawapudo, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Seluruh masyarakat Desa Sawapudo, dosen dari FPIK UHO, UNG, maupun pegawai Bintang Samudera sebagai mitra Kolaborasi Nasional. Kegiatan ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan lingkungan pesisir.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Dharmawan, I. W. E. & Pramudji. (2014). Panduan Monitoring Ekosistem Mangrove. Jakarta: PT. Sarana Komunikasi Utama.
Fikriyani M, Musaddun. (2014). Evaluasi Program Rehabilitasi Mangrove di Pesisir Desa Bedono Sayung Kabupaten Demak. Jurnal Ruang. 2(1): 381-390.
Muharam. 2014. Penanaman Mangrove Sebagai Salah Satu Upaya Rehabilitasi Lahan Dan Lingkungan Di Kawasan Pesisir Pantai Utara Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmiah Solusi., 1 (1): 1-14.
Nirwana, E., Baru, S., & La, O., A. (2016). Studi Struktur Komunitas Teripang Berdasarkan Kondisi Substrat Dl Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe. Jurnal Sapa Laut. 1 (1): 17-23.
Priyono. (2010). Panduan Praktis Teknik Rehabilitasi Mangrove di Kawasan Pesisir Indonesia. Semarang: KeSEMaT.
Ritohardoyo & Galuh. (2014). Arahan kebijakan Pengelolaan Hutan Mangrove: Kasus Pesisir Kecamatan Teluk pakedai, Kabupaten Kuburaya, Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Geografi. 11(1). 43-57.