Profil Status Gizi dan Parameter Asam Urat pada Pengunjung Stand Kegiatan Pekan Kesehatan Kabupaten Cianjur
Main Article Content
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada Pekan Kesehatan Kabupaten Cianjur dilaksanakan untuk memperoleh gambaran status gizi, kadar asam urat, dan tekanan darah pengunjung sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM). Sebanyak 45 peserta mengikuti skrining yang mencakup pemeriksaan antropometri, tekanan darah, dan kadar asam urat, disertai pengisian kuesioner serta edukasi gizi. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kelompok usia pra-lansia (51,1%) dan didominasi perempuan (64,4%). Status gizi memperlihatkan tingginya proporsi gizi lebih, dengan 24,4% berada pada kategori overweight dan 42,2% tergolong obesitas kelas 1. Pemeriksaan kadar asam urat mengungkapkan bahwa 35,6% peserta mengalami hiperurisemia, terdiri atas 15,6% laki-laki dan 20% perempuan. Selain itu, 24,4% responden tercatat memiliki tekanan darah di atas normal, menunjukkan adanya potensi risiko metabolik yang perlu mendapatkan perhatian. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi gizi, pembatasan konsumsi makanan tinggi purin, peningkatan aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan rutin sebagai langkah pencegahan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pemerintah daerah dalam merancang program kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anggraini, D. (2022). Aspek Klinis Hiperurisemia. Scientific Journal, 1(4), 299–308. https://doi.org/10.56260/sciena.v1i4.59
Fitriana, G. G., & Fayasari, A. (2020). Pola Konsumsi Sumber Purin, Aktivitas Fisik dan Status Gizi Dengan Kadar Asam Urat Pada Lansia di Puskesmas Kecamatan Makasar Jakarta. Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman, 4(1), 84. https://doi.org/10.20884/1.jgps.2020.4.1.2590
Haris, S., & Tambunan, T. (2016). Hipertensi pada Sindrom Metabolik. Sari Pediatri, 11(4), 257. https://doi.org/10.14238/sp11.4.2009.257-63
Hasna Ul Laeli, Yuanta, Y., & Amalia Wardatul Firdaus. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik, Asupan Purin dan Status Gizi Terhadap Kadar Asam Urat Pasien Hiperurisemia. HARENA : Jurnal Gizi, 4(1), 30–39. https://doi.org/10.25047/harena.v4i1.4580
Kannel, W. B. (2004). Hypertensive Risk Assessment: Cardiovascular Risk Factors and Hypertension. The Journal of Clinical Hypertension, 6(7), 393–399. https://doi.org/10.1111/j.1524-6175.2004.03605.x
Kussoy, V. F. M., Kundre, R., & Wowiling, F. (2019). Kebiasaan Makan Makanan Tinggi Purin Dengan Kadar Asam Urat di Puskesmas. JURNAL KEPERAWATAN, 7(2). https://doi.org/10.35790/jkp.v7i2.27476
Mawaddah, N., Fatmawati, A., Prastya, A., Mujiadi, M., Ariyanti, F. W., Suhartanti, I., Sari, I. P., Puspitaningsih, D., Rachmah, S., & Kusuma, Y. L. H. (2024). Skrining Dan Konseling Kesehatan Dalam Upaya Meningkatkan Manajemen Kesehatan Diri Dan Pencegahan Penyakit Degeneratif Pada Pekerja Pabrik. BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.30822/berbakti.v2i1.3189
Murningtyas, F. S., Larasati, M. D., Rahmawati, A. Y., & Prihatin, S. (2020). Besar Risiko Faktor Fisiologis dan Faktor Perilaku Terhadap Kejadian Sindrom Metabolik. JURNAL RISET GIZI, 8(1), 11–17. https://doi.org/10.31983/jrg.v8i1.5152
Napirah, M. R., Rahman, A., & Tony, A. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Tambarana Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso. Jurnal Pengembangan Kota, 4(1), 29. https://doi.org/10.14710/jpk.4.1.29-39
Nuraini, A. A., Susiloretni, K. A., & Wijaningsih, W. (2019). Besar Risiko Faktor Fisiologi pada Kejadian Hiperurisemia di Masyarakat Wilayah Puskesmas Tlogosari Kulon Kota Semarang. JURNAL RISET GIZI, 7(1), 41–47. https://doi.org/10.31983/jrg.v7i1.4367
Perbedaan Jenis Kelamin dan Usia Terhadap Kadar Asam Urat Pada Penderita Hiperurisemia. (t.t.).
Putra, M. G. S., Amrinanto, A. H., Rodhiah, W. S., Zhafarina, A., Sarwono, A. S. F., Septiani, E., Sari, D. N., & Ghassani, S. (2025). Konsultasi Gizi dalam Rangka Pencegahan dan Penanganan Obesitas Serta Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat Kota Bogor: Nutrition Consultation for The Prevention and Management of Obesity and Non-Communicable Diseases in the Bogor City Community. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 529–539. https://doi.org/10.36082/gemakes.v5i3.2575
Ridhoputrie, M., Karita, D., Romdhoni, M. F., & Kusumawati, A. (2019). Hubungan Pola Makan dan Gaya Hidup dengan Kadar Asam Urat Pralansia dan Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas I Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah. Herb-Medicine Journal, 2(1). https://doi.org/10.30595/hmj.v2i1.3481
Sakinah, U., Wijasa, I., Wiharto, M., & Unggul, U. E. (t.t.). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kesadaran Masyarakat Kelurahan Poris Gaga Tangerang dalam Berasuransi Kesehatan.
Sukiyem, Chrismis Novalinda, & Ginting, J. B. (2025). Analisis Determinan Pemanfaatan Layanan Kesehatan di Puskesmas Negeri Lama Labuhanbatu Tahun 2024. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 24(1), 182–190. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v24i1.750
Syahitdah, R., & Nissa, C. (2018). Aktivitas fisik, stress, dan asupan makanan terhadap tekanan darah pada wanita prediabetes. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 7(1), 54–62. https://doi.org/10.14710/jgi.7.1.54-62
Wisni, A., Murdiyanto, J., Faesol, A., Palupi, S. S. A., Naila, H., Narendra, S., & Ramadhanti, N. P. (t.t.). Skrining kesehatan dasar dan edukasi berbasis komunitas.
Yolandari, S., Syafriah, W. O., Mustiqawati, E., Nurwanti, R., & Yanti, D. D. (2025). Pola Makan dan Hubungannya dengan Kadar Asam Urat pada Masyarakat Pesisir. 8(4).
Yusvita, F., Handayani, P., & Nandra, N. S. (2021). Gambaran Kualitas Hidup Pekerja Pra Lanjut Usia (45-56 Tahun) Dengan Sindrom Metabolik Di PT. X Tahun 2020. Journal of Natural Sciences, 2(3), 114–127. https://doi.org/10.34007/jonas.v2i3.152