Rahmat Gallery: Wisata Edukasi Dan Konservasi Satwa Di Medan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini berfokus pada sejarah berdirinya Museum Rahmat, perkembangannya dari masa ke masa, serta kontribusinya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konservasi satwa liar.. Museum ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai keanekaragaman hayati serta pentingnya pelestarian satwa langka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian sejarah yang terdiri dari Heuristik, Kritik, Interprestasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Rahmat tidak hanya berfungsi sebagai tempat wisata edukatif, tetapi juga sebagai pusat informasi tentang konservasi satwa yang menghadapi ancaman kepunahan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Asmara, D. (2019). Peran Museum dalam pembelajaran sejarah. Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial-Humaniora, 2(1), 10-20.
Deliyarti, I. (2018). Perencanaan Museum Flora dan Fauna di Asahan dengan tema Arsitektur Edukatif. JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH), 1(2), 23-31.
Departemen Kehutanan RI. (2018). Perlindungan Satwa Langka di Indonesia.
Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE). (2019). Strategi Nasional
International Council of Museums. (2020). Definition of Museum.
Istina, D. (2022). Keberadaan dan fungsi museum bagi generasi z. Jurnal Tata Kelola Seni, 8(2), 95-104.
Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Konservasi Satwa Liar di Indonesia. Jakarta: KLHK RI.
Kuswandono, P. (2015). Pendidikan Lingkungan dan Konservasi di Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.
Rahmat Shah. (2010). Wildlife Conservation and Education in Indonesia. Medan: Rahmat Gallery.
Soekiman, D. (2012). Museum dan Koleksi: Peran dan Fungsinya dalam Edukasi dan Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supriatna, J. (2018). Keanekaragaman Hayati dan Konservasi di Indonesia. Bandung: ITB Press.
WWF Indonesia. (2022). Konservasi Satwa Liar dan Peran Masyarakat. Jakarta: WWF.