Refleksi Konsep Multikulturalisme dan Pemikiran Postmodernisme Dalam Pendidikan: Studi komprehensif dalam dimensi Civic Culture

Main Article Content

Randy Fadilah Gustaman Randy
Siti Fadjarajani

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara pendidikan multikultural, postmodernisme, dan Civic Culture sebagai fondasi teoretis dalam konteks pendidikan modern. Pendidikan multikultural menekankan penghormatan terhadap keragaman budaya, sementara postmodernisme menghadirkan kritik terhadap narasi besar yang mendominasi pemikiran modern. Civic Culture dipahami sebagai budaya sosial yang mendukung interaksi harmonis antarindividu dan kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, mencakup analisis berbagai literatur akademik untuk memahami konsep-konsep ini secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multikulturalisme dan postmodernisme saling melengkapi dalam menciptakan paradigma inklusif di dunia pendidikan. Postmodernisme menekankan pluralitas dan dekonstruksi perspektif tunggal, sedangkan pendidikan multikultural menawarkan pendekatan untuk mengintegrasikan nilai-nilai lokal ke dalam kurikulum. Sinergi kedua konsep ini menghasilkan peluang bagi pembangunan masyarakat inklusif yang menghargai keberagaman tanpa kehilangan identitas kolektif. Implementasi dalam Civic Culture mencakup pendidikan untuk toleransi, transformasi narasi publik, dan inklusivitas dalam pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kebijakan pendidikan berbasis nilai nilai pluralisme dan demokrasi

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Randy, R. F. G., & Fadjarajani, S. (2024). Refleksi Konsep Multikulturalisme dan Pemikiran Postmodernisme Dalam Pendidikan: Studi komprehensif dalam dimensi Civic Culture. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(1), 285–290. https://doi.org/10.56799/jim.v4i1.6635
Section
Articles

References

Azwar, Idham. (2009). Pengaruh Pengembangan Budaya Kewarganegaraan (Civic Culture) Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Terhadap Pengembangan Sikap Patriotisme (Studi Deskriptif Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Rangka Pengembangan Budaya Kewarganegaraan Di SMA Negeri di Kota Pontianak). Tesis Magister pada Pendidikan Kewarganegaraan SPS UPI Bandung: tidak diterbitkan.

Denney, A. S., & Tewksbury, R. (2013). How to write a literature review. Journal of criminal justice education, 24(2)

Foucault, Michel (1977), Discipline and Punish. London: Allen Lane

Jencks, Charles (1984) The Language of Post-Modern Architecture, 4th ed. London: Academy Editions

Leahy, Louis (1985) Manusia Sebuah Misteri;sintesa filosofis makhluk paradoks. Jakarta: Gramedia

Louis, Rene (1995). Multicultural Education in the Postmodern Era. New York: Routledge.

Maksum, Ali (2014) Pengantar Filsafat: Dari Masa Klasik hingga Posmodernisme. Ar-Ruzz Media, Yogyakarta.

Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Selemba Medika

Harland, Richard (2006) Superstrukturalisme: Pengantar komprehensip kepada semiotika, strukturalisme dan poststrukuralisme. Yogyarta: Jalasutra

Usher, Robin, dan Edwards, Richard. (1994). Postmodernism and Education: Different Voices, Different Worlds. Routledge.

Yaqin, Ainul, M. 2005. Pendidikan Multikultural: Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. Yogyakarta: Pilar Media.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.