The Cultural Communication In Society Values Pendalungan Jember
Main Article Content
Abstract
The article tries to determine the consider of Pendalungan. of Pendalungan culture,look at communication and multicultural values of Pendalungan culture in Jember Regency . This consider was a qualitative descriptive method. The results showed that 1) there is cultural hybridization with a mixture of new and unique cultures; 2) Communication is carried out with Javanese and Madurese dialects with special dialects and 3) Multicultural values are related to the geographical location of the residence concentric with circles of cultural gradation.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Afif, A. (2015) Teori Identitas Sosial, Yogyakarta, UII Press
Arifin, E. B. (2012). Developing city of Jember and the emergence of culture. Literasi, 2(1), 28–35
Arrovia, Z. I. (2021). Nilai-Nilai multikultural dalam kebudayaan pendalungan di kabupaten jember. AL MA’ARIEF: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Budaya, 3(2), 66–84
Aryni, A. W. (2018). Nama diri Pendalungan Jember dalam kebermaknaan social budaya. Jantra, 13(1), 25–42.
Aziz, F. F., Setyobudi, I., & Dwiatmini, S. (2021). Imajinasi identitas orang Jember: Wacana Pendalungan beserta efeknya. Jurnal Budaya Etnika, 5(1), 15. https://doi.org/10.26742/be.v5i1.1589
Chun, K. M., Organista, P.B., & Marin, G. (2003). Acculturation: Advances in Theory, Measurement and Applied Research. Washington. APA
Herdiansyah, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Salemba Humanika.
Hisyam, M., & Pamungkas, C. (2016). Indonesia, Globalisasi, Dan Global Village. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Khomaeny, E. F. F., Latief, F., Aryani, N., Laksmi, W. D., Wardhani, Roshonah, A. F., Rachmi, T. (2020). Indonesian parenting. Edu Publisher
Malabar, Sayama. (2015). Sosiolinguistik. Gorontalo : Ideas Publishing
Raharjo, C. P. (2002). Pendhalungan: Sebuah periuk besar masyarakat multikultural.Jelajah Budaya, 1–9. Jember: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta
Raharjo, C. P. (2006). Pendhalungan: Sebuah „Periuk Besar‟ Masyarakat Multikultural. Jelajah Budaya. Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta.
Retsikas, Konstantinos. (2007).The Power of the Senses Ethnicity, History and Embodiment in East Java, Indonesia, dalam Indonesia and the Malay World, London: Routledge.
Satrio, P. (2019) Transmisi Budaya dan Identitas Sosial pada Masyarakat Pendalungan; Seminar Nasional & Call Paper Psikologi Sosial di Era Revolusi Industri 4.0; Fppsi Universitas Negeri Malang
Widodo, D. I. (2014). Djember Tempo Doeloe. PT. Jepe Press Media Utama.
Widyawati, A. A. (2018). Nama Diri Pendalungan Jember Dalam Kebermaknaan Sosial: Its Socio-Cultural Meaning. Jantra, 13(1), 25–42
Yuswadi, H. (2001). Masyarakat (Pandalungan) Jember – Pola Hibridisasi Budaya Antar Etnik. Jurnal Sosial Budaya dan Politik (JSBP) – Vol I. No.1 (Nopember 2001) LKPK dan LKPM – FISIP - Universitas Jember.
Yuswadi, H. (2008) Budaya Pandalungan: Bentuk Multikulturalitas dan Hibridisasi Budaya Antaretnik, dalam A. Sutarto dan S. Yuwana (Eds.), Pemetaan Kebudayaan di Provinsi Jawa Timur, Jember, Biro Mental Spiritual Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Kompyawisda Jatim.
Zoebazary, M. I. (2017). Orang Pendalungan: Penganyam kebudayaan di tapal kuda. Jurnal Budaya. 1 (2); 54-62