Evaluasi Dinding Penahan Tanah pada Jalan Baru Kate-Kate Desa Hunuth Kecamatan Teluk Ambon
Main Article Content
Abstract
Dinding penahan merupakan salah satu teknik pengendalian tanah yang sangat diperlukan untuk menanggulangi kelongsoran, seperti yang terjadi pada Jalan Baru Kate – Kate Desa Hunut Kecamatan Teluk Ambon yang dibangun pada tahun 2023 dengan panjang 82 m. Berdasarkan Ruas Jalan Baru Kate – Kate terdapat kerusakan dinding penahan tanah dengan panjang 42 m yang di akibat karena tekanan lateral tanah aktif yang cukup besar sehingga tidak dapat menahan gaya faktor guling, dan faktor geser yang bekerja pada dinding penahan tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan angka keamanan (Safety Faktor) guling dan (Safety Faktor) geser dan jenis dinding penahan tanah yang cocok untuk digunakan. Dalam perhitungan tekanan tanah menggunakan Metode Rankine serta perhitungan stabilitas terhadap keruntuhan kapasitas dukung tanah dihitung berdasarkan persamaan Terzhagi. Dari hasil analisa yang direncanakan dinding penahan tanah bertipe kantilever dengan dimensi dinding penahan tanah sebagai berikut, tinggi = 7,5 m, tinggi kovor = 1,5 m, lebar atas = 0,4 m, lebar dasar = 4 m, tebal kaki = 0,9 m dan tumit = 0,9 m, stabilitas terhadap Fsgeser = 1,80 > 1,5, stabilitas terhadap Fsguling = 2,69 > 1,5 dan stabilitas terhadap daya dukung dengan σmax = 124,992 kN/m2 > σmin = 76,608 kN/m2. Dari hitungan tersebut diperoleh penulangan tulangan bagi D19-120 untuk tulangan utama D19 da tulangan bagi D19-275.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Badan Standar Nasional (2017): Standar Nasional Indonesia (SNI) - 8460-2017- Persyaratan- Perancangan- Geoteknik.
Bowles, J. E. 1989. Sifat-sifat Fisis dan Geoteknik Tanah (Mekanika Tanah). Erlangga: Jakarta.
Das, Braja M., (1995), ′′Mekanika Tanah′′, Jilid 2, Erlangga, Jakarta.
Hamkah, H., Jakob, J. C., & Walalayo, R. (2024). PENGARUH BAHAN PENGISI BATU KARANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS ASBUTON. Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia), 10(1), 65-74.
Das, Hardiyatmo 2019.Mekanika Tanah I Edisi-7, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta .
Hardiyatmo, Christady. (2011), Analisis dan Perancangan Fondasi I Edisi 2. Yogyakarta : Gadjah Mada Universitypress.
Hardiyatmo, Christady. (2020), Mekanika Tanah II Edisi 4. Analisis Dan Perencanaan Fondasi I. Penerbit Gadjah Mada University Press.
Hardiyatmo, H.C.2006 Penanganan Tanah Longsor dan Erosi, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Kaliky, H. B., Walsen, S., & Jakob, J. C. (2024). Analisis Kerusakan Perkerasan Jalan Dan Estimasi Biaya Perbaikan Pada Ruas Jalan Amanhuse Kota Ambon. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(2), 81-87.
M.Das, Braja, 2014, “Principles of Foundation Engineering Eight Edition”. Boston,USA.
Maruapey, S., Betaubun, R. J., & Jakob, J. C. (2024). Evaluasi Saluran Drainase Jalan Wolter Monginsidi Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon. KOLONI, 3(1), 116-122.
Salemba Humanika. Zed Mestika. 2008. Metode penelitian kepustakaan.
Setiawan, Agus. 2016. Perancangan Struktur Beton Bertulang Berdasarkan SNI 2847 : 2013. Erlangga : Jakarta.
Siahaya, C., Betaubun, R. J., Yacob, J. C., & Istia, P. (2024). EVALUASI KINERJA DAN AKNOP PENINGKATAN FUNGSI BANGUNAN PENGENDALI BANJIR SABO DAM SUNGAI WAY TASOI. JURNAL SIMETRIK, 14(1), 849-856.
Sitepu, F., Selintung, M., & Harianto, T. (2017). Pengaruh intensitas curah hujan dan kemiringan lereng terhadap erosi yang berpotensi longsor. Penelitian Enjiniring, 21(1), 23-27.
Sugiyono, 2019. Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. Bandung: ALFABETA.
Suryolelono Kabul Bahasa, 2002, Bencana Alam Tanah Longsor Perspektif Imu Geoteknik, Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar, Yogyakarta: Fakultas Teknik UGM.
Suryolelono, KB 2003, Bencana Alam Tanah Longsor Presektif Ilmu Geoteknik, UGM. Yogyakarta.
Widoyoko, Eko Putro. 2014. Teknik penyusunan instrumen penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar