Pengaruh Penggunaan Istilah Gemoy Terhadap Citra Politik Calon Presiden dalam Pemilu 2024
Main Article Content
Abstract
Pemilu 2024 memberikan gambaran unik bagi pemilih pemula maupun umum, dimana setiap kandidat bersaing menggunakan strategi kampanye terbaru untuk menjangkau masyarakat semaksimal mungkin. Fokus penelitian tertuju pada kampanye calon presiden Prabowo Subianto yang menggaungkan istilah gemoy menjadi jargon utama kampanye nya. Perbedaan yang menjadi dasar penelitian ini adalah bagaimana penggunaan istilah gemoy ini mengedepankan personalitas Prabowo, dibandingkan calon presiden lainnya yang mengedepankan program. Pemilih muda yang menjadi mayoritas suara di pemilu ini menjadi faktor penentu dalam pembentukan strategi kampanye politik Prabowo yang sedemikian rupa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Dengan membandingkan penelitian-penelitian sebelumnya yang meneliti pembentukan citra politik melalui peran komunikasi politik, diharapkan peneliti dapat menyimpulkan bagaimana strategi kampanye personal yang digunakan Prabowo mampu membetuk citra politik positif, Hasil penelitian menyimpulkan bahwa respons terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat sejalan dengan pesan politik yang disampaikan oleh kampanye politik Prabowo. Istilah gemoy yang diganungkan di media sosial mewakili suara pemilih muda yang cenderung menginginkan kandidat yang terbuka dan menyenangkan untuk disaksikan. Penelitian ini juga membuktikan betapa besar pengaruh media sosial dalam persebaran pesan politik.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alvin, S. (2019). Manajemen Citra Politik Prabowo Subianto Dan Sandiaga Uno Melalui Akun@ Prabowo Dan@ Sandiuno. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 13(2).
Falah, Z. (2023). Peran Komunikasi Politik dalam Membentuk Citra Kandidat Pemilu. Syntax Idea, 5(9), 1867-1876.
Ferlien, Y., & Rumaf, N. (2020). Analisis Pidato Prabowo Subianto dalam Perspektif Analisis
Gunawan, R. H. (2020). Saluran Komunikasi Politik dalam Pembangunan Demokrasi pada Pemilu Legislatif DPR-RI di Kota Bogor 2019. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(02), 141-151.
Hasfi, N. (2019). Komunikasi Politik Di Era Digital. Politika, Jurnal Ilmu Politik, 10(1), 93–111.
Hidayati, F. R. (2021). Komunikasi Politik dan Branding Pemimpin Politik Melalui Media Sosial: A Conceptual Paper. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 5(2), 145-161.
Kartiningrum, E. D. (2015). Panduan penyusunan studi literatur. Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Majapahit, Mojokerto, 1-9.
Latuperissa, A. A. A. (2022). Pendekatan Public Relations Politik di Media Sosial dalam Pembentukan Citra Politik. Jurnal Public Relations (J-PR), 3(1), 9-17
Muchtar, K. (2016). Komunikasi politik dan pembentukan citra partai. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(2),
Rizky, A. T. J., Harris, E. A., & Soekarno, Z. P. (2023, November). Analisis Komunikasi Politik Prabowo Subianto Di Media Sosial Menjelang Kontestasi Pemilihan Presiden 2024. In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS) (Vol. 2, pp. 673-680). 136-147.
Wacana Kritis.FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 1(2), 100-120.