Analisis Pemahaman Remaja terhadap Bahaya Penggunaan Kosmetik Berbahan Dasar Merkuri

Main Article Content

Dian Puspita sari
Muhammad Fathir Nucholis
Nazma Navishya Zhilwa
Sri Hayati

Abstract

Saat ini semakin banyak produk kosmetik yang digunakan remaja tanpa memahami bahaya dari kandungan yang ada dalam produk tersebut. Salah satunya adalah zat merkuri yang kerap dijumpai dalam krim pemutih wajah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase remaja dalam memahami bahaya kosmetik berbahan dasar merkuri. Data penelitian ini didapat dengan metode kuesioner pada berbagai siswa dan mahasiswa dari beberapa sekolah dan perguruan tinggi. Dalam penelitian ini, kami bertujuan mengeksplorasi pemahaman remaja dengan rentan usia 15 hingga 25 tahun dan dibedakan berdasarkan usia dan respon mereka terhadap pemakaian kosmetik berbahan dasar merkuri. Hal ini juga bertujuan untuk melihat persentase seberapa banyak anak remaja yang tidak memiliki pemahaman terkait bahaya kosmetik berbahan dasar merkuri ataupun yang tidak peduli dengan bahaya merkuri meski mereka sudah memahami bahayanya. Penelitian ini mengumpulkan data dengan cara melakukan pendekatan kuantitatif berupa pengisian kuesioner atau survey untuk mendapatkan hasil terkait analisis pemahaman remaja terhadap bahaya kosmetik berbahan dasar merkuri. Didapatkan hasil bahwa dari 50 responden terdapat 68% responden yang paham terkait bahaya merkuri, 26% responden yang kurang paham dan 6% responden yang tidak paham terkait bahaya dan dampak merkuri pada kosmetik. Oleh sebab itu, dibutuhkan sosialisasi bagi remaja untuk menambah pemahaman terkait bahaya penggunaan produk kosmetik berbahan dasar merkuri.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Puspita sari, D. ., Nucholis, M. F., Navishya Zhilwa, N., & Hayati, S. (2023). Analisis Pemahaman Remaja terhadap Bahaya Penggunaan Kosmetik Berbahan Dasar Merkuri. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 552–559. https://doi.org/10.56799/jim.v3i1.2688
Section
Articles

References

Adliyah, Y. E. (n.d.). Kosmetika halal. View of efektivitas sosialisasi kosmetika halal terhadap peningkatan Pengetahuan Siswa melalui media power point di Ma Mambaul Ulum Pakis malang.

Airindya. B. (2013). Waspadai Bahaya Pemutih Kulit Mengandung Merkuri.

Azzahra F.I., Mamalia R., Nihaya Z. (2021)Pengetahuan Mahasiswa FIKES UIN Jakarta tentang Dampak Kosmetik Berbahan Dasar Merkuri bagi Kesehatan Kulit.

Dewi, R, Salim, H 2000, ‘Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Bahaya Penggunaan Krim Pemutih di Lingkungan Desa Polewali Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone. Media’, Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar, 3(1), pp. 1–29.

Dhea.i.c.dkk.(2023).edukasi krim berbahaya mengandung merkuri & cara cek BPOM pada siswa siswi sman 1 alalak

Dumanauw. J. M. dkk. (2022). Metode dan Analisa Kandungan Merkuri (Hg) dalam Kosmetika. 1(2).

Etnawati. K, Damanik. B. T, Retna. S. P. (2011). Persepsi Remaja Putri di Kota Ambon Tentang Risiko Terpapar Kosmetik Berbahaya dan Perilakunya dalam Memilih dan Menggunakan Kosmetik. 27(1).

Farichah. N. (2019). Merkuri dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Manusia.

Hanifah. T. A, Subardi B, Erasiska. (2015). Analisis Kandungan Logam Timbal, Kadmium dan Merkuri Dalam Produk Krim Pemutih Wajah. 2(1)

Herlina,H. vestabilivy,e. (2019). pengaruh pengetahuan dan penggunaan kosmetik pemutih terhadap kulit wajah pada mahasiswi stikes persada husada Indonesia

Lisnawati,D. Wijayanti,A. Puspitasari,A. (2016). tingkat pengetahuan dan persepsi bahaya kosmetika yang mengandung bahan pemutih di smk negeri 4 yogyakarta. 13(1). 122-134.

Mardiana, R., Lidyawati. (2022). Penyuluhan tentang Bahaya Merkuri yang Terkandung dalam Kosmetik Krim Pemutih Wajah dan Cara Mengidentifikasinya, 1(2)

Mariyani, M., Patala, R., Pratiwi. D. (2023). Penyuluhan Pemilihan dan Penggunaan Kosmetik yang Aman Tanpa Bahan Kimia Berbahaya Terhadap Remaja. 2(1), 23-28.

Nirwanti C., Chaliks R., Rusli, Hidayati (2023) Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Masyarakat Kelurahan Tello Baru Kecamatan Panakkukang Kota Makassar Terhadap Krim Pemutih Wajah.

Parengkuan, K., Fatimawali, & Citraningtyas, G.(2013). Analisis Kandungan Merkuri Pada Krim Pemutih Yang Beredar di Kota Manado.

Rosa, L. (2021). Penilaian Pengetahuan dan Sikap terhadap Informasi tentang Merkuri yang Ditemukan dalam Produk Kosmetik dan Potensi Resikonya bagi Kesehatan, 3(3).

Sakdiah, H. (2018). Analisis kosmetik merkuri.

Setiawan, V. H. (2017, Juli 1). Analisis Kandungan Merkuri (hg) Pada Bedak whitening Yang dijual di Daerah Pengampon surabaya. Welcome to UMSurabaya Repository - UM Surabaya Repository.

Wulandari, A.,dkk.(2022). Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Bahaya Penggunaan Krim Pencerah Kulit Wajah yang Mengandung Merkuri di Kelurahan Pasirbiru. FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi , 3 (2), 61–67.

Yonita.,Sendy.A.(2015). Hubungan pengetahuan, sikap motivasi mahasiswa untuk menggunakan kosmetik mengandung merkuri (Hg) (Studi Kuantitatif di Fakultas dan Program Studi Kesehatan Universitas Jember)