Efektivitas Penggunaan Ekstrak Lidah Buaya dan Kemiri untuk Rambut Rontok
Main Article Content
Abstract
Masalah kerontokan rambut sering dialami oleh banyak orang. Lidah buaya dan kemiri merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan rambut rontok. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat efektivitas penggunaan ekstrak lidah buaya dan kemiri untuk mengatasi rambut rontok. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian pre-eksperimen. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 20 responden yang terbagi antara kelompok perlakuan (diberikan ekstrak lidah buaya dan kemiri) dan tidak dilakukan perlakuan (tidak diberikan ekstrak lidah buaya dan kemiri). Pengolahan data menggunakan uji t. Hasil penelitian setelah menggunakan ekstrak lidah buaya dan kemiri diperoleh nilai p sebesar 0.005, mean Difference -0.600, standart error Difference 0.189 dan nilai 95% CI terendah sebesar -0.996 serta tertinggi -0.204. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu penggunaan ekstrak lidah buaya dan kemiri efektif untuk mengatasi permasalahan rambut rontok
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aslikhah, S. R., & Maspiyak. (2013). Pengaruh perbandingan original cream dengan ekstrak lidah buaya (aloevera) terhadap hasil jadi kosmetik creambath. E-journal, 2(2): 49-56
Esse., Indo., Rika, R., Rosmiaty, D. (2021). Hair balm minyak kemiri dalam mengurangi rambut rontok hazelnut oil hair balm in reducing hair loss. Journal HomeEc: 16(1):1907–5081
Jantika, A., & Saptoningsih, M., P. (2010). Meraup laba dari lidah buaya. AgroMedia Pustaka.
Julita, N., & Yupelni, M. (2023). Kelayakan kulit jeruk manis (citrus sinesis) sebagai hair tonic perawatan rambut rontok. Journal Beauty and Cosmetology, 4(2): 36-41
Mukhti, S. (2015). Pengaruh pemanfaatan cream creambath lidah buaya terhadap perawatan rambut. Pendidikan tata rias dan kecantikan. Universitas Negeri Padang
Nurjanah., & Krinsawati, M. (2014). Pengaruh hair tonic lidah mertua (sanseviera trifasciata prain) dan seledri (apium graveolens linn) untuk mengurangi rambut rontok. Journal of beauty health education: 3(1): 1-9
Rahmawati, D. (2022). Sosialisasi pengelolaan dan pemanfaatan minyak kemiri untuk kesehatan rambut masyarakat desa sopu. Jurnal Altifani: 2(3): 277-284
Rostamailis., hayatunnufus., Yanita, M. (2008). Tata kecantikan rambut jilid 1. Direktorat pembinaan sekolah menengah kejuruan, direktorat jendral menajemen Pendidikan dasar dan menengah, departemen pendidikan nasional.
Rusdiana, I., & Maspiyah. (2018). Pengaruh proporsi ekstrak lidah buaya (aloe vera) dan madu sebagai bahan aktif hair tonic. E- Journal, 7(2): 113-120
Sahira, J., & Darusman, F. (2021). Review sediaan hair tonic herbal denngan pembawa minyak rambut rontok. Bandung Conference Series: Pharmacy, 1(1): 34-40
Sari, D. K., & Wibowo, A. (2016). Perawatan herbal pada rambut rontok. Majority, 5(5): 129-134
Sona, F.R. (2018). Formulasi Hair Tonic Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera (L.) Burm.f.) dan Uji Aktivitas Pertumbuhan Rambut pada Tikus. Fakultas kedokteran dan ilmu Kesehatan. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Swce, W., Klontz K.C., Lambert L.A. (2000). A nationwide of alopecia associated with the use of a hair-relaxing formulation. Arch Dermatol, 136: 1104-8
Tranggono, R. (2007). Buku pegangan, ilmu pengetahuan kosmetik. Jakarta. PT. Gramedia